Idrus: Tak Ada Skenario Politik Lain, Ical Jadi Presiden

Filed under: Nasional,Politik |

SWARAMANADONEWS.com – Ketua Harian Badan Kordinasi Pemenangan Pemilu (BKPP) Partai Golkar, Idrus Marham menegaskan Partai berlambang Beringin ini tidak memiliki skenario politik lain dalam menghadapi Pemilu mendatang.

Skenario politik Parati Golkar, tegas dia, adalah Ketua Umum Partai, Aburizal Bakrie (Ical) menjadi Presiden 2014 mendatang. Dan hal itu sesuai dengan hasil Rapimnas III Partai Golkar.

“Tidak ada skenario politik lain bagi Golkar, hanya ada satu skenario Politik, menjadikan Aburizal Bakrie menjadi Presiden,” tegas Sekjen Partai Golkar ini dalam pembekalan caleg dan pengukuhan Badan Koordinasi Pemenangan Pemilu (BKPP) di Bali, Sabtu (22/6/2013).

Dia tegaskan pula, bahwa memenagkan Ical menjadi Presiden dalam Pilpres mendatang menjadi fokus utama semua kader Partai. Termasuk para kader yang maju menjadi Calon legislatif (Caleg) dari Partai Golkar.

Untuk mencapai fokus itu, kata dia, waktu yang tersedia relatif tidak lama. Karena itu, dia juga mengajak semua kader yang maju menjadi Caleg untuk solid. Sehingga target kemenangan Partai dalam Pileg mendatang juga bisa tercapai. Karena ini menjadi titik utama memenangkan Ical menjadi Presiden.

Lebih lanjut menurut Idrus, target menang Pileg dan Ical menjadi Presiden bisa terealisasi jika semua Caleg Partai tidak hanya berpikir untuk mengejar kemenangan dirinya sendiri, dengan segala cara. Kalau tidak, pasti akan terjadi gesekan-gesekan di internal partai, yang ujung-ujungnya akan berkahir pada konflik.

“Jadi seluruh Caleg Partai Golkar berpikir mulai dari Partai. Bukan mulai dari dirinya. Kalau mulai dari Partai Insya Allah menang dan tetap solid. Tetapi kalau mulai dari diri sendiri itu bisa berimplikasi terhadap gesekan-gesekan yang ada,” ungkap Idrus.

Dia ingatkan pula, UU Pemilu di dalam sistem perhitungan kursi, pertama-tama yang dihitung adalah jumlah keseluruhan suara partai. Baik itu dari pemilih partai atau pemilih caleg. Setelah digabungkan satu menjadi suara partai, maka yang kedua dihitung adalah berapa banyak kursi yang didapat Partai.

Setelah diketahui Partai itu dapat berapa kursi di satu Dapil, maka yang dipikirkan lebih lanjut adalah siapa yang berhak terhadap kursi itu. Nah, yang berhak berdasarkan sistem yang ada proporsional terbuka berdasarkan suara terbanyak, maka Partai akan membagi kepada Caleg yang memiliki suara terbanyak. itu runtut berpikir kita,” tegasnya.

Lebih lanjut Idrus katakan, BKPP akan melakukan pendekatan kesadaran, pendekatan bagaimana para Caleg sungguh-sungguh memahami hakikat perjuangan Partai dan bagaimana mengedepankan ideologi dan cita-cita partai. Hal ini akan menjadi etika penting bagi para caleg agar tidak saling bergesekan dan melakukan kampanye hitam serta kanibalisme sesama Caleg dari Partai saat Pileg digelar nantinya.

Sumber : Tribunnews.com

You must be logged in to post a comment Login