6 Keunggulan Sinyo Harry Sarundajang

Filed under: Manado,Opini,Pemerintahan,Politik |

                                                    Dr Sinyo Harry Sarundajang

 

Prestasi yang telah ditorehkan oleh Gubernur Sulawesi Utara yang ke-14 yakni DR Sinyo Harry Sarundajang yang menggantikan Alm Drs Jouke Sondakh sungguh fenomenal. Betapa tidak, sebelum menjadi Gubernur di Sulut, ia sempat menduduki beberapa pos penting. Puncaknya saat Sarundajang menduduki posisi startegis di Depdagri, belum lagi ia pernah ditunjuk menjadi penjabat sementara Gubernur Propinsi Maluku Utara dan Maluku. Karirnya terus menanjak pada saat menjadi Walikota Bitung. Darisanalah ia dikenal luas. Sejumlah iven nasional serta internasional sempat beberapa kali dibuatnya di daerah Sulawesi Utara.

Dari antara mantan Gubernur Sulut yang sukses serta pernah menjabat, misalkan; Mayjen EE Mangindaan yang sukses menghentar sepakbola Sulut menjadi yang paling disegani dan ditakuti lawan-lawanya. Apalagi prestasi Persma yang masuk the big four kompetisi Wilayah Timur. Selain itu adapula Gubernur yang sukses mengharumkan daerah Nyiur Melambai lewat paduan suara yaitu Mayjen Purn CJ Rantung.

Berbeda dengan SHS lewat racikan tangan-dinginnya ia mampu membawa Sulawesi Utara menjadi yang terbaik di Indonesia khususnya soal pemerintahan. Metafisika yang ia miliki secara deskriptif menunjukan bahwa ia merupakan salah satu pemimpin sejati. Sorot matanya yang tajam bak rajawali, serta mengingatkan kita pada presiden pertama RI Ir Soekarno, yang dijuluki “Orator Ulung”. Dari sisi performance Sarundajang bisa terbilang cukup parlente.

According to me He was born to leader and he is so smart leader itulah ungkapan yang tepat bagi Sarundajang. Ia dilahirkan tepatnya pada 16 January 1945, di Kawangkoan, Minahasa, Karirnya diawali sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) pada 1 Desember 1971 di lingkungan Pemda Sulut. Darisanalah Sarundajang menapak karirnya. Berkat ketekunan dan dedikasinya yang tinggi hingga akhirnya karirnya semakin bersinar. Secara akademik ia lulus pada fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Unsrat, 1968 dan Fakultas Ketatanegaraan Universitas 17 Agustus Jakarta. Sementara pada 1970, Sarundajang sempat menjadi dosen luar biasa FISIP Unsrat. Ia juga pernah menjadi Kepala Biro Pemerintahan pada Kantor Gubernur Sulut pada 1977, dan ia merupakan penjabat yang terbilang paling muda. Sedangkan pada tahun 1983 Sarundajang dipromosikan menjadi Sekertaris Daerah Kabupaten Minahasa, Sulut. Ayahnya kala itu merupakan salah satu Camat di Minahasa.
Suami dari Deitje Sarundajang-Laoh ini, karirnya terus bersinar. Pada 1990 ia dipercayakan sebagai walikota Definitif Bitung. Beliau sempat menghentar kota yang berjuluk “Kota Cakalang” ini untuk menjadi Kotamadya pertama di zaman Orde Baru. Tercatat selama 10 tahun Sarundajang menjabat Walikota di Bitung. Setelah itu ia sempat menjadi Ketua Harian Badan Pengelolah Kawasan Pengembangan Ekonomi Terpadu (Kapet) Manado-Bitung. Selanjutnya dipercayakan menjadi staff ahli Menteri Dalam Negeri Bidang Startegis. Tak selang berapa lama berhasil meraih predikat sangat memuaskan. Dan Sarundajang pun diangkat menjadi Inspektur Jenderal Dalam Negeri.

Yang paling mengesankan saat ia ditunjuk menahkodai Propinsi Maluku Utara dan Maluku. Peraih gelar Doktor pada Un iversitas Gadja Mada Fakultas Sosial dan Politik, memiliki hobby menulis buku. Buktinya telah enam buku yang diterbitkan diantaranya; Pemerintahan Daerah di Berbagai Negara (1997), Arus Balik Kekuasaan Pusat ke Daerah (1999), Birokrasi Dalam Otonomi Daerah Upaya Mengatasi Kegagalannya (2003), Sistem Pemerintahan Daerah (2005), dan Pilkada Langsung (2003). Sepantasnya para akademisi belajar pada Sarundajang. Kan malu mengaku seorang bergelar Doktor maupun seorang Guru Besar tanpa memiliki karya ilmiah yang dibuat serta dipublikasikan di media lokal, nasional maupun internasional, apalagi membuat sebuah buku.

Sampai kini hampir 25 lebih penghargaan yang telah berhasil disabetnya. Salah satunya yang paling bergensi ialah dari American Biographical Institute (ABI) memberikan piagam Governor’s Award. Belum lagi “Bintang Jasa Utama” dari Presiden RI, mengokohkan SHS sebagai Gubernur yang paling produktif.
Beliau naik podium pada 13 mei 2005 saat dilantik Menteri Dalam Negeri saat itu Mohammad Ma’ruf di Manado, merupakan Gubernur pertama pilihan rakyat, setelah. Tercatat selama dua periode ia menjadi orang nomor satu Propinsi Sulawesi Utara (Sulut). Setahun sejak Sarundajang dilantik sebanyak 338,870 wisatawan lokal mengunjungi Sulut. Bahkan angka kunjungan terus mengalami kenaikan yang signifikan di tahun 2007 yaitu sebanyak 349,728 orang atau meningkat sebesar 3,5%.
Sedangkan pada pemilihan Gubernur tahun 2005 lalu ia berpasangan dengan Freddy Sualang berhasil mengalahkan para rival mereka. Lalu pada tahun 2010, ia pun kembali terpilih untuk kali kedua bersama putra Sangihe DR DjouharI Kansil MPd mantan Kadis Pendidikan Sulawesi Utara menahkodai Bumi Nyiur Melambai.

Ada lagi Gubernur yang lain yang bersinar seperti maka yang paling produktif, namun tak bisa menandingi prestasi SHS. Karirnya dimulai dari bawah, sampai ia menduduki tampuk kekuasaan sebagai orang nomor satu di Sulut bahkan ia pun mengukir rekor sebagai Gubernur terbaik di Indonesia, dengan predikat yang diraih Sulut Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Sarundajang pun mengalahkan Fauzi Bowo (DKI), Alex Noerdin (Sumsel) yang sukses menggelar SEA-Games. SHS memiliki keunggulan diantaranya dari sisi knowledge atau epistemologis. Ini dibuktikan dengan ribuan koleksi buku. Hal ini pun diakui salah satu taipan yang sedang melejit pemilik Trans Coop. Chaerul Tanjung. Ia pun terkesima dengan sejumlah koleksi buku Gubernur Sulut saat berkunjung beberapa waktu lalu. Disatu sisi SHS memiliki pemikiran global. Buktinya ia mampu membuat gebrakan yang fantastis yaitu melaksanakan World Ocean Converence (WOC), CTI Summit, Economic Minister Asean Meeting,

Keunggulan Pertama : “Piawai Dalam Mengatur Pemerintahan”

Berbicara soal pemerintahan maka Gubernur Sulawesi Utara memiliki kemampuan yang luar biasa. Sepak terjangnya dalam dunia pemerintahan telah terbukti. Sudah dua periode Sarundajang menjabat namun pemerintahannya tetap bersih dari korupsi. Ini merupakan kebanggaan tersendiri bagi putra Kawangkoan tersebut. Hebatnya lagi, ia pun tak segan-segan menempatkan orang-orang muda di dalam pemerintahannya menjadi staf khusus, seperti Jackson Kumaat Staf khusus urusan ekonomi dan investasi, serta Michael Umbas. Tak heran jika kepemimpinannya terus menuai prestasi yang mengkilap. Semua itu tak lepas dari kerjasama team work yang apik.

Jika sebuah wilayah dipimpin oleh orang yang cerdas dan bijak otomatis wilayah itu akan berkembang. Sebaliknya jika satu wilayah dipimpin oleh seorang yang pragmatis dan apatis serta kurang inovatif, maka dapat dipastikan pemerintahanya akan stagnan. Kelebihan lain yang dimiliki Sarundajang yakni ia tahu membagi job description terhadap anak buahnya. Menempatkan posisi bukan wrong man but right man and right place. Dalam pemerintahannya ia mencoba memadukan perpaduan triangle atau wilayah segitiga antara Minahasa-Bolaaang Mongondow-Sangihe. Ia mampu menyatukan tiga etnis yang bebeda antara lain Ir Rahmat Mokodongan (Bol-mong), Dr Djouhari Kansil (Sangihe) dan Sarundajang sendiri (Minahasa). Untuk mengatur pemerintahan jika ia tidak memiliki kemampuan maka pemerintahan itu diprediksi bakal berjalan ditemapat. Namun keberhasilan dari Sarundajang tak lepas dari sang Istri juga yang ikut mendukung beliau serta masyarakat Sulut.

Keunggulan Kedua : Sarundajang Seorang Inovatif

Apabila kita ditanyakan apa arti inovasi, paling tidak kita langsung menjawabnya, ”melakukan sesuatu yang baru” atau barangkali “menemukan sesuatu yang baru” adapula yang menjawabnya “membawa sebuah gagasan baru” Namun menurut Dennis Sherwood, inovasi merupakan suatu proses yang meliputi empat tahap : 1) pengajuan gagasan; (2) memilih gagasan yang ingin ditindaklanjuti (evaluasi gagasan); (3) memperbaiki (mengembangkan) gagasan itu; (4) mengupayakan gagasan itu sungguh sungguh terwujud (implementasi) Inovasi sangat diperlukan oleh seorang pemimpin. Salah satu contoh yakni mendiang Steve Jobs, CEO perusahaan Apple, lewat terobosannya, hingga kita bisa menggunakan hasil ciptaannya.

Kendati ia sempat keluar dari perusahaan Apple lalu masuk kembali, namun hasilnya sungguh mencenggangkan dunia. Ini dibuktikan dengan menemukan Ipod, Ipad I dan II, Iphone 1,2,3S dan sampai Iphone 4S. Itulah inovasi dari salah satu maestro yang pernah hidup alm Steve Jobs, hingga ia dijuluki sebagai salah satu tokoh yang paling inovatif didunia kendati ia telah tiada. Sarundajang merupakan satu dari sekian gubernur yang ada saat ini yang paling inovatif. Pengalaman dan kecerdasan otaknya yang brilian bak einsten, merupakan alasan utama mengapa sampai ia bisa membuat sejumlah kegiatan yang berskala internasional.

Faktor apa sehingga penulis mengelompokan SHS sebagai gubernur paling inovatif saat ini. Alasannya, selain dua kali WTP yang diraihnya, ia juga telah mengharumkan nama Indonesia dikancah dunia atau di pentas internasional dengan diadakannya iven akbar antara lain: WOC (world ocean converence) CTI Summit, dan pertemuan menteri-menteri ekonomi ASEAN. Tak pernah ada gubernur di Indonesia yang dapat melakukan hal tersebut dimasa kepemimpinannya. Warga Sulut boleh berbangga lantaran memiliki Sarundajang, yang berperan cukup besar mengangkat propinsi ini menjadi yang terbaik di Indonesia.
Bukan perkara gampang, namun disini dibutuhkan seorang pemimpin yang inovatif. Apabila di Indonesia ada 5 gubernur saja yang mind-set pola pikirnya sama persis Dr Sarundanjang maka diprediksi negara kita akan jauh lebih progress maju. Apa yang telah dilakukan SHS menunjukan bahwa ia memang seorang pemimpin yang visioner dan inovatif. Sejauh ini belum pernah ada Gubernur di Indonesia yang mampu menyamai rekornya, bahkan melebihi kemampuan Dr Sinyo Harry Sarundajang.

Keunggulan Ketiga “ Pintar Dalam Urusan Lobi serta Negosiasi”

Seorang politikus tak bisa dijauhkan dengan namanya negosiasi. Apalagi dengan marketing politik. Pengertian negosiasi adalah pertukaran barang dan jasa antara dua pihak atau lebih, dan masing-masing pihak berusaha menyepakati tingkat harga yaegng sesuai untuk proses pertukaran tersebut. Menurut sifat dan karakternya, negosiasi dapat dibagi menjadi dua jenis. Pertama formal dan informal. Negosiasi formal adalah proses negosiasi seperti rapat, forum, dengar pendapat, wawancara fit and proper test. Negosiasi informal biasanya tidak direncanakan secar khusus dan hasil kesepakatannya tak mengikat. Dalam urusan negosiasi memang SHS jagonya.

Berbicara lobi dan negosiasi maka orang Yahudi yang begitu terkenal. Tak ada satupun Negara didunia ini yang melebihi cara melobi orang Israel. Lihat saja pengaruhnya di Amerika.. bahkan, tidak berlebihan jika dikatakan bahwa semua lembaga pemerintah S sesungguhnya dikuasai oleh Israel sehingga seorang Ariel Sharon pernah berkata, “jangan takut Amerika berada dalam kendali kita!” Paling tidak ada dua organisasi Yahudi yang menentukan sikap luar negeri AS, yakni JINSA (Jewish Institute for National Security Affairs) dan CSP (Center for Security Policy)

Organisasi Zionis memiliki tiga agenda besar yang harus dilakukan pemerintah AS, antara lain selalu mendukung Israel dalam segala hal, (2) selalu menambah anggaran militer (3) selalu menentang traktat kontrol senjata yang merugikan AS dan Israel. Ada beberapa kekuatan Yahudi dalam politik AS, Pertama senjata politik Kedua, suara masyarakat Yahudi walaupun suara Yahudi yang hanya 6 juta atau hanya 3% dari seluruh penduduk bisa secara maksimal memberikan 90% suara Ketiga, kemampuan orang-orang Yahudi memberikan dana yang besar dalam kampanye politiknya. Keempat Alat propaganda. Dari 1700 koran, 3 persennya milik Yahudi, begitu pula dengan majalah mingguan Newsweek, Time, US News and Wolrd Report, The New York Times Reviewof Book. Kelima, Jumlah organisasi Yahudi yang sangat banyak hingga mencapai 200-an. Lobi-lobi Israel terutama Komisi Urusan Publik Isarel-AS (AIPAC). Bahkan lobi mereka senantiasa menjegal para politikus anti-semit di berbagai posisi manajerial Negara ini. Bahkan kursi-kursi Universitas di AS pun tak luput dari incara lobi Zionis.

Di eropah juga Zionis begitu lihai dalam urusan melobi. Contohnya di Inggris. Istilah lobi Zionis di Inggris dikenal dengan istilah yang digunakan untuk menggambarkan koalisi kelompoki-kelpompok dan individu yang mencoba untuk mempengaruhi kebijakan luarngerei inggris untuk mendukung Israel dan mendukungnya. Banyak keputusan yang dibuat di gedungb Parlemen (parlemen rendah dan tinggi Inggris adalah lobi Zionis.

Jika dibandingkan dengan Gubernur Sulut terkait dalam urusan melobi sampai ke luar negeri dan dipercayakan oleh pemerintahan Presiden SBY ini cukup luar biasa. Sejumlah kegiatan berskala internasioanal di Sulut tak lepas dari upaya dan lobi dari Dr Sinyo Harry Sarundajang. Bagi kaum awam melobi perkara gampang. Namun sebenarnya bukan hal yang mudah. Apalagi kita mau meyakinkan seseoarang bahkan negara asing yang berbeda ideologi dengan kita, dan itu butuh teknik. Menariknya disini, Sarundajang mampu melakukan hal tersebut. Kalau mau dipikir di Indonesia bukan hanya propinsi Sulawesi Utara saja ada sekitar 33 propinsi, namun berkat negosiasi yang jitu maka Presiden pun ikut mendukung dan meresponi dilaksanakannya sejumlah kegiatan di Sulut. Para penyandang dana pun tak sungkan-sungkan mengucurkan dananya baik dari pemerintah dan swasta.

Keunggulan Keempat “Communication skills-nya sungguh luar biasa”

Kata komunikasi berasal dari kata latin, yang artinya Communis dan kata communicare yang artinya membuat pengertian si pembicara dan pendengar menjuadi common atau sama sehingga tercipta interaksi di antara mereka. Komuniakasi merupakan transaksi atau interaksi. Seringkali didalam melangsungkan suatu percakapasan orang menjadi terhenti. Seorang yang ahli berkomunikasi tentu dapat membuat pembicaraan itu mengalir dengan teknik-teknik yang dapat dipelajari. Ilmu komunikasi yang dimiliki Sarundajang boleh dikatakan begitu complete.

Bagian dari komunikasi ialah : passing on (meneruskan), disseminate (membagikan), influence (mempengaruhi), transmit (Mengirimkan), contact (menghubungkan), interaction (interaksi), dialogue (dialog), Share (membagikan), to make common (menyamakan persepsi), communicare (menyamakan pandangan).

Suatu ketika saya sempat mewawancarai beliau bersama sejumlah wartawan lainnya, saat pertemuan menteri ekonomi ASEAN yang dilangsungkan di Novotel Manado beberapa waktu lalu. Saya pun melontarkan pertanyaan seputar benefit manfaat dan impact dampak ekonomi bagi Sulawesi Utara, atas kehadiran menteri-menteri ekonomi yang berada dikawasan Asia Tenggara. Secara spontan beliau langsung meresponi pertanyaan yang disampaikan tersebut. Tanpa basa-basi ia pun menjawab dengan jawaban yang santun dan berbobot. Ia mampu menjawab lantaran penguasaan ilmu yang baik. Ditambah lagi ia seorang penyandang gelar (S3) UGM Jogyakarta, barangkali itu menjadi suatu modal baginya.

Gaya komunikasi dari sisi non verbal dan verbal Sarundajang benar-benar telah teruji. Belum lagi saat ia menyampaikan sejumlah pidato dan sebagainya. Tak dapat dipungkiri keberhasilan seorang pemimpin bisa dilihat dari keahlian berkomunikasi. Pernah diadakan survey pada 1.158 orang lulusan dari program s-2 di University of Michigan. Yang sudah dipromosikan menjadi eksekutif baru. Saat ditanyakan kursus apa yang terbaik untuk menjadi seorang pemimpin bisnis? Jawabannya adalah komunikasi bisnis dengan rating 71,4% dan menguasai masalah keuangan 64,7 %

Sedangkan Aram Bakshian yang adalah penulis naskah pidato Ronald Reagen yang terkenal sebagai “The Great Communicator” berkata “Untuk menapak tangga puncak dalam bidang apapun, maka anda perlu menjadi komunikator publik yang handal”.

Keunggulan Kelima “ Strong Leadership-nya Begitu Kuat”

Dalam urusan kepemimpinan maka Sarundajang sangat luar biasa. Bagaimana pun juga pengalaman yang ditimbanya selama menjadi menjabat Sekda Minahasa sampai Gubernur Sulut merupakan modal berharga dari putra Kawangkoaan ini, sampai ia mampu memimpin warga Sulawesi Utara selama dua periode. Gaya kepemimpinan SHS adalah perpaduan gaya kharismatis yang etis, yakni menggunakan kekuasaan untuk melayani orang lain, menyelaraskan visinya dengan kebutuhan dan aspirasi pengikut, menstimulasi pengikut untuk berpikir mandiri dan mempertanyakan pandangan pemimpinnya. Penulis pun bangga dengan keputusan yang diambil SHS, seperti menurut Brinckloe (1977) antara lain :
1. Keputusan Otomatis (automatic decisions)
Begitu ada informasi maka keputusan langsung diambil, dan itulah cirri khas Dr Sarundajang
2. Keputusan berdasarkan informasi yang diharapkan (expected information decision)
3. Keputusan berdasarkan berbagai pertimbangan (factor weighting decision)
4. Keputusan berdasrkan ketidakpastian ganda (dual-uncertainty decision)

Ada sejumlah prestasi yang telah ia torehkan. Kepemimpinan Sarundajang barangkali merupakan perpaduan anatara gaya Barrack Obama jebolan Fakultas Hukum Harvard University dan Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu, seorang lulusan sarjana arsitek dan Ilmu Politik di MIT dan Harvard University. Sejauh ini Netanyahu telah banyak menulis buku antara lain: Self-portrait of a hero, International Terorism : Challenge and Response tahun 1979, A Durable Peace : Israel and Its Place Among the Nations 1992 Kepemimpinan 4 P yang sangat kelihatan.

1. Program

Di Indonesia sangat jarang dijumpai gubernur, bahkan pemimpin sehebat Sarundajang. Bayangkan saja, dalam jangka 3 tahun, ia telah melakukan sejumlah iven internasional di Sulut. Seharusnya ia diposisikan sebagai Menteri Dalam Negeri, maupun Menteri PAN. Program atau agenda yang telah ditentukan oleh Sarundajang semuanya dijalankan tepat waktu. Semua orang tak selamanya berhasil melakukan dalam setahun beberapa kegiatan, apalagi kegiatan internasional. Dan hal tersebut dibuktikannya. Program yang telah Sarundajang buat benar-benar mimiliki brand value yang luar biasa. Mulai dari master plan dan grand design untuk Sulut telah dikaji, dan dipikirkan bukan sesaat akan tetapi beberapa waktu lamanya. Lantaran jika melaksanakan sebuah program namun terburu-buru barangkali tidak akan maksimal.

2. Preparation

Paling tidak sebelum SHS membuat sebuah iven sudah dipersiapkan secara matang. Baik itu dari sisi management (pengelolahan) budgeting (anggaran), timing (waktu), sampai event (kegiatan). Dan semua itu bukan hanya isapan jempol akan tetapi telah terbukti pada waktu kegiatan WOC, CTI Summit dilaksanakan di Manado, semuanya dipersiapkan secara profesional lebih mengesankan lagi kegiatan tersebut berjalan lancar dan kondusif.
Disinilah keliahaian seorang Sarundajang. Strategi kepemimpinannya sungguh mempesona. Dari sikapnya yang cool ternyata dibalik itu tersimpan karakter kepemimpinan yang kuat. SHS merupakan tipikal Flegmatis atau jarang bicara namun selalu membaca keadaan dan tahu persis apa yang sedang dibutuhkan. Bayangkan saja persiapan kegiatan internasional di Sulut, hampir 2 tahun. Dan apa yang telah dibuat mendapat pengakuan dari berbagai member yang datang. Mereka pun berdecak kagum hadir di Kota Manado, melihat keindahan Propinsi Sulawesi Utara.

3. Potential

Dalam perjalanan kita harus memilih bagaimana caranya mencapai tujuan. Apa yang telah dilakukan oleh putra Kawangkoaan tersebut menginspirasi kita agar jangan pernah bangga dan puas dengan apa yang telah dicapai, tapi terus mengembangkannya. Keberhasilan kepemimpinan Gubernur Dr Sinyo Harry Sarundajang bukan hanay sekecap, tanpa perjuangan. Life is a struggle, (Hidup itu adalah perjuangan) life is a effort (hidup adalah sebuah usaha), life is a decision (hidup adalah sebuah keputusan), life is a choice (hidup adalah sebuah pilihan). Usaha dan perjuangan sang inspirator dan visioner Dr Sarundajang layak diberikan apreasiasi yang positif. Tak sia-sia apa yang dilakukannya.

4. Professionalism

Berbicara profesionalisme maka SHS merupakan orangnya. Bukti profesionalitasnya pada saat mengangkat stuff-nya. Ia bersama dengan DR Djouhari Kansil merupakan duet ideal, selain keduanya bergelar Doktor, mereka juga memiliki backround yang berbeda. Kalau yang satu mahir dalam ilmu politik dan pemerintahan, sedangkan nyang satunya berlatar belakang pendidikan. Barangkali ini baru pertama kali terjadi dalam sejarah pemimpin di Indonesia yakni Gubernur dan Wakilnya sama-sama memiliki strata tiga (S3). Jika SHS jebolan UGM sedangkan Kansil lulusan Universitas Malang. Tentu saja seorang yang profesional memiliki skill dan competency.

Paling menonjol dari sosok SHS selain cerdas, ia juga kerap open minded dalam segala hal bukan absent minded and management by objective. Lewat keberhasilannya itu maka ia dipilih menjadi gubernur terbaik se-Indonesia dari Gatra Award, dan penghargaan ini langsung diberikan Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi dalam acara HUT Gatra ke-17 yang diadakan di Sahid Jaya Hotel Sudirman Jakarta. Mendagri pun memuji sepak terjang Gubernur Sulut, menurut Mendagri Sarundajang layak memperoleh penghargaan tersebut. Alasan dipilihnya Sarundajang pasalnya selama 2 tahun berturut-turut ia berhasil menghentar Propinsi Sulut meraih WTP dalam pengeloloan keuangan daerah dan propvinsi terbaik dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPDD).

Keunggulan Keenam “ Hebat dalam Urusan Branding Political and Political Marketing”

Salah satu contoh sederhana bagaimana cara Obama meraih simpati warga Amerika hingga ia membuktikan keampuhan pendukung retail. Dengan 3 juta kontributirnya 93 persen menyumbang dibawah US$100 dan Obama berhasil mengumpulkan US$500 juta secara online. Pencitraan merupakan salah satu aspek kemenangan beliau. Kunci kemenangannya ialah, ia memiliki sikap tenang bahkan sarundajang tak terlalu ngotot untuk menang di beberapa daerah yang jumlah pemilihnya relatif kecil seperti : Talaud, Siau, Mitra, Boltim. Tapi basisnya di tiga tempat yang total suaranya jauh lebih besar seperti: Manado, Bitung dan Minut. Di tiga tempat ini ia tak tertandingi. Namun kehebatannya ia membiarakan rivalnya yang melakukan pencitraan dahulu.

Disisi lain Sarundajang cerdas membaca keadaan, dan tahu persis apa yang lagi trend saat ini bahkan ia tak terpancing dengan isu-isu yang kerap menjatuhkan dirinya. Sikapnya yang stay cool (tenang) ia tunjukan sebagai seorang pemimpin. Pada pemilihan Gubernur 2010 lalu awalnya SHS belum menunjukan kedigdayaannya.

Kandidat-kandidat yang lain telah terlebih dahulu memulai start dengan memasang baliho mereka untuk pencitraan diantaranya: dr Elly Lasut yang berpasangan dengan Henny Wullur, mantan Bupati Minahasa Selatam Drs Ramoy Luntungan berpasangan dengan Hamdi Paputungan, Drs Vreeke Runtu – Moha Siahaan. Jika di Minahasa SVR begitu merajai dengan sejumlah baliho yang terpasang, di Tomoho merupakan miliknya E2L. Sedangkan di Minut dan Minsel merupakan basisnya Ramoy Luntungan. Namun dengan ribuan baliho yang dipasang bukan satu jaminan ia akan menjadi jawara dalam pilkada. Namun pada akhirnya kelabakan, menghadapi gempuran SHS. Barangkalai hanya SHS yang iklannya masuk di sejumlah TV swasta di tanah air.
Kehebatan Sarundajang dalam dunia marketing politics pada pilkada lalu, nanti tinggal 2-3 bulan SHS langsung action dengan mamasang baliho dengan motto “Membangun Tanpa Korupsi” Dan advertising ini menarik simpati dari masyarakat. Yang lebih hebat lagi ia didukung oleh Partai Demokrat. Rupanya logo yang ditampilkan cocok dengan kebutuhan masyarakat, disanalah kelihaian Sarundajang dalam membaca keadaan dan chance (peluang) hingga ia mampu menggunguguli lawan-lawan politiknya dalam Pilkada.

Salah satu lembaga riset yang terpercaya di Indonesia LSI pun saat quick count nama SHS terus memimpin dalam pengumulan suara. Strategi politik yang dijalankan Sarundajang memang terbukti ampuh.

Bagaimana pun juga dari sisi pencitraan Sarundajang lebih mounggul dari para kampriotnya. Berikut ini ada 6 model pencitraan. 1) political desire keinginan politik (2) political awareness kesadaran politik (3) perceived quality persepsi kualitas (4) political loyalty loyalitas politik (5) political endorser politik endoser (6) political evangelist politik penginjil. Marketing politiknya tak ada yang menandingi, strategi dan metode yang diterapkan sulit diterka. Kendati ia sempat di zolimi dengan berbagai macam tuduhan, namun tak membuat ia gentar. Barangkali ini merupakan black campaign dari kandidat untuk mengintimidasi beliau. Sampai-sampai selebaran pun beredar ditengah masyarakat. Pada babak final Pilkada SHS menunjukan kepiawaiannya dengan meraup suara terbanyak.

 

Penulis ; DR Jerry Massie D.Min, Ph.D

Ketua PAMI Sulut, Dosen STIE Budi Utomo Ketua I LAKI-Sulut

 

 

 

 

6 Responses to 6 Keunggulan Sinyo Harry Sarundajang

  1. ossppnxlc itmmr xozjeel mkur npuhfcuvvqbsrsc

    rddebxkof
    20/05/2012 at 9:00 pm

  2. I’ve simply found your website and enjoy each article. We admire your own expertise.

  3. I simply understand why short article a great deal, hope you might come up with far more about this.

    burberry handbag
    19/06/2012 at 11:37 am

  4. Superb! Generally I certainly not study complete content articles however the way in which you wrote this information is simply incredible and this kept my interest in examining and I enjoyed it.

    gucci handbag
    26/06/2012 at 8:52 am

  5. terrific app thanks for sharing

    Sherwood Bless
    18/09/2012 at 12:18 am

  6. We have several sites, but I think it’s not that very easy to get money from it, I generally combine it with other ad networks to get more income. THe thing is not all ad networks can be combine with adsense, or google will ban you. Btw, many thanks to your article.

    Dane Gardon
    18/09/2012 at 10:01 am

You must be logged in to post a comment Login