SD Inpres Sukur Siap Sukseskan Penilaian Adipura

Filed under: Minut |

MINUT, SMNC - Dalam meningkatkan mutu pendidikan, perlu di dukung dengan lingkungan

Altje Pogajow, S.Pd

Altje Pogajow, S.Pd

sekolah yang bersih, indah dan sejuk, sehingga guru dan siswa nyaman dalam menjalankan proses belajar mengajar. Terkait hal ini, SD Inpres Sukur ditetapkan oleh Pemerintah daerah melalui tim adipura pusat karena memenuhi kriteria untuk menjadi titik lokasi khusus (lokus) penilaian Adipura dalam bidang perindangan dan kebersihan lingkungan sekolah mewakili kec. Airmadidi”ucap Altje Pogajow, S.Pd selaku kepala Sekolah SD Inpres Sukur. Senin, 20/03

“Untuk mendukung target pemerintah dalam mencapai Adipura, kami, guru dan siswa telah melakukan pembenahan terkait dengan kriteria penilaian,” katanya

Keluarga besar SD Inpres Sukur, siap mendukung serta mensukseskan penilaian Adipura di Kabupaten Minahasa Utara. Diantara berbagai persiapan yang dilaksanakan pihaknya menggelar kegiatan kebersihan rutin, melakukan  Perindangan, pemeliharaan dan penataan lingkungan sekolah.

IMG-20170321-01503

 Dikatakanya, kegiatan perindangan, kebersihan dan pemeliharaan lingkungan sekolah sudah menjadi tugas rutin sehari-hari. Mulai dari piket kelas ataupun piket lapangan. Dan juga kegiatan Jumat bersih. Hanya saja, dengan adanya penilaian Adipura ini, pihak sekolah baik siswa maupun guru, semakin giat untuk menjaga kebersihan.

 Lebih lanjut dikatakannya, adapun upaya yang dilakukan untuk meraih Adipura yaitu, menata kembali lingkungan sekolah, menempatkan petugas khusus kebersihan yang rutin membersihkan serta mengambil sampah disekolah, serta selalu mengaktifkan Jumat bersih setiap minggunya.

 Pogajow menambahkan, pihaknya pun selalu membiasakan baik guru maupun siswa  untuk berperilaku hidup sehat. Selalu berupaya mewujudkan SD Inpres Sukur memiliki lingkungan yang bersih sejuk dan indah agar keiginan untuk meraih Adipura dapat terwujud.

Terkait prestasi yang dicapai sekolah, Pogajow menjelaskan,”untuk prestasi, ada capaian dari siswa anatara lain, bidang olaraga juara catur tingkat kabupaten dan matematika juga juara tingkat kabupaten.”katanya

Diketahui jumlah keseluruhan siswa dari kls 1 s/d VI berjumlah 250 siswa dengan 9 roombel yang seharusnya berjumlah 10 roombel. “jumlah siswa dan roombelnya sangat tidak memadai terlebih ada dua roobel yang ukuranya hanya 3×3 meter kan seharusnya 6×8 meter. Jadi harusnya perluh ditambah 3 roombel lagi. Itupun jika pemerintah mengijinkan dan mengiyakan. Dengan melihat adanya lahan yang terbatas, yang pasti kita akan minta bangunan yang bertingkat.”pungkasnya.   [M.T]

 

You must be logged in to post a comment Login