Menteri KPPPA : Keluarga Mempunyai Peran Untuk Melindungi Anak

logo-kementerian-pppa1-1

NASIONAL.SwaraManadoNews.Com.Peringatan HAN menjadi sangat penting guna membangkitkan kepedulian dan partisipasi seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap melaksanakan kewajiban dan tanggung jawabnya untuk menghargai, dan menjamin terpenuhinya hak-hak anak.

Menurut ketua panitia HAN 2017, Lenny R Rosalin, kegiatan yang akan diselenggarakan di Lapangan Gedung Daerah Provisi Riau ini akan dihadiri lebih dari 5000 anak Indonesia yang sebagian diantaranya adalah anak-anak yang tergabung dalam Forum Anak Nasional (FAN) yang hadir mewakili 34 propinsi.

“Perlindungan Anak Dimulai dari Keluarga”, agenda HAN diawali dengan rangkaian kegiatan Forum Anak Nasional (FAN) 2017 selama tiga hari yang dipusatkan di Hotel Labersa Pekanbaru, Riau”.Ujar Rosalin

Dikatakannya,salah satu agenda penting HAN 2017 ini adalah pembacaan Suara Anak Indonesia yang diwakili oleh anak-anak FAN.

Selain kegiatan FAN,ada juga Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA),yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 Juli 2017 di Kota Pekanbaru, Provinsi Riau.

“Anugerah Penghargaan KLA dilakukan secara berkala, dan sejak tahun 2015 dilakukan setiap 2 tahun. Penghargaan KLA diberikan kepada 126 Pemerintah Daerah Kabupaten dan Kota yang memiliki komitmen yang kuat untuk membangun wilayahnya menjadi wilayah yang ramah kepada anak”.Terang Rosalin

Penghargaan juga diberikan kepada 10 Pemerintah Daerah Provinsi yang mampu menggerakan KLA di kabupaten/kota diwilayahnya dan dalam Peringatan HAN 2017 ini, Presiden RI dan Menteri PPPA juga akan bermain bersama anak-anak Indonesia serta menyaksikan apresiasi seni budaya, penampilan anak-anak dari berbagai daerah di Indonesia.

Terpisah,Menteri Yohana menyatakan bahwa tema HAN 2017 sangat relevan dengan kondisi terkini di tanah air.Saat ini anak tidak hanya menjadi korban, namun tak jarang mereka juga sudah menjadi pelaku kejahatan. Kasus kekerasan, baik yang menjadikan anak sebagai korban maupun sebagai pelaku, perlu dikaji secara mendalam dan dicarikan solusi terbaiknya.

“Keluarga mempunyai peran untuk melindungi anak dengan memberikan pola asuh yang sesuai dengan prinsip yang digunakan dalam pembangunan Anak Indonesia, yang mengacu pada KHA (Konvensi Hak Anak) yaitu: Non Diskriminasi; Kepentingan Terbaik bagi Anak; Hak Hidup, Kelangsungan Hidup, dan Perkembangan; dan Menghargai Pandangan Anak”.Ulasnya

Selanjutnya,Yohana menyimpulkan bahwa keluargalah yang mempunyai peran untuk melindungi anak dengan memberikan pola asuh yang sesuai dengan prinsip yang digunakan dalam pembangunan Anak Indonesia, yang mengacu pada KHA yaitu: Non Diskriminasi; Kepentingan Terbaik bagi Anak; Hak Hidup, Kelangsungan Hidup, dan Perkembangan; dan Menghargai Pandangan Anak.

Adi Pontoan

You must be logged in to post a comment Login