Komisi B Soroti Kinerja Dirut PD Pasar Manado Hasil Turlap

Filed under: Manado,Politik |
pinkan nuah,wakil ketua komisi b dprd manado. (foto ist)

pinkan nuah,wakil ketua komisi b dprd manado. (foto ist)

Swaramanadonews.com- Selaku fungsi pengawasan, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Manado terus melakukan tupoksinya. Termasuk juga fungsi pengawasan bagi Perusahaan Daerah (PD) yang menjadi bidang dari Komisi B.

Rabu, (06/9) Siang tadi sejumlah personil komisi B melaksanakan kegiatan Turun Lapangan (turlap) langsung ke setiap pasar yang ada diantaranya pasar Pinasungkulan Karombasan dan Bersehati. Rombongan langsung dipimpin Theresia Pinkan Nuah selaku wakil ketua komisi.

Lokasi pertama kali dituju yakni pasar pinasungkulan karombasan. Dari hasil yang ditemui sejumlah permasalahan terjadi antara lain, joroknya tingkat kebersihan, masih banyak drainase tersumbat akibat tidak ada penataan yang baik. Belum lagi sampah bertumpukan di mana-mana.

“Sangat di sayangkan keberadaan pasar pinasungkulan sekarang. Kami jumpai banyak sekali permasalahan di sana. Anda wartawan sendiri boleh melihat keadaan ini, termasuk masih banyak lapak kosong sementara laporan Dirut PD Pasar sudah tidak ada lagi tempat berjualan.Ini lucu namanya,” sindir Theresia Pinkan Nuah saat di wawancarai usai turlap.

Ia juga menambahkan bukan itu saja, informasi dari kalangan pedagang bahwa akan ada pembongkarang lapak akibat pembangunan pasar tersebut, namun penataannya terkesan tidak ada seolah-olah dibiarkan begitu saja.

sjarifudin taha anggota komisi b dprd manado bersama nurrasyid abd rahman anggota komisi b. (foto ist)

sjarifudin taha anggota komisi b dprd manado bersama nurrasyid abd rahman anggota komisi b. (foto ist)

“Para pedagang hanya di suruh membongkar lapaknya saja,sementara mau dipindahkan kemana mereka tidak tau sama sekali.Aneh juga seperti ini, harusnya PD Pasar sediakan dulu tempat jualan baru di bongkar.Bukan malah sebaliknya,” tandas sri kandi dari Partai PDI-P ini.

Sementara itu rombongan langsung menuju ke lokasi pasar Bersehati. Saat berada di lokas

i tersebut permasalahan pun di jumpai saat lakukan pemantauan langsung. Banyak kejangkalan terjadi termasuk kawasan Kalimas tempat lokasi berjualan para pedagang.

“Banyak sekali akses jalan yang sudah di tutup dan dijadikan tempat lapak, belum lagi kebersihan sangat tak terawat sama sekali. Tumpukkan sampah berserakan di mana-mana,keindahan tak kelihatan lagi sehingga terkesan bukan pasar lagi melainkan tempat kumuh yang di lihat,”tutur Sjarifudin Taha.

Dirinya juga menambahkan PD Pasar dalam konsep penataan pasar hanya tiba saat tiba akal. Apa yang terlintas itu yang di kerjakan. Tidak ada perencanaan yang matang dan terorganisir dengan baik.

“Jangan hanya Asal bapak senang saja (Abs),Sementara hasilnya berantakan semua. Dirut Ferry Keintjem pantas selalu dapat sorotan dari pihak pedagang selama ini, termasuk sorotan terhadap masalah korupsinya,”tegas Taha. (yudi barik)

You must be logged in to post a comment Login