Aniyaya Sembayang Pakai Parang, Poltak Diciduk Polsek Belang

Filed under: Berita Utama,Mitra |

images (9)

RATAHAN – Hanya lantaran dendam sesaat, nyawa Suma Sembayang (65) warga Desa Mangkit, Kecamatan Belang, nyaris melayang setelah dianiyaya PM alias Poltak (59) warga yang sama dengan menggunakan parang, baru-baru ini.

Dari keterangan yang didapat, peristiwa penganiyayaan dipicu karena Poltak (Tersangka) sakit hati lantaran tanaman jagungnya dirusak oleh hewan peliharaan korban.

Tak ayal, dendam mulai menguasai isi otak dari Poltak. Tal lagi menghargai akal sehat sebagai jalan damai. Namun yang ada hanya tindakan kekerasan untuk memuaskan hasrat mengeluarkan dendam.

Korban juga awalnya tidak mempunyai firasat kalau nasibnya akan seperti itu. Kejadian tak disangkapun terjadi, saat keduanya berpas-pasan di area perkebunan Mokodaser, Desa Borgo, Belang.

Tak banyak tanya, tersangka (Poltak)  yang kala itu membawa parang langsung mengarahkan benda tajam tersebut kearah korban. Karena penyerangan terjadi begitu cepat, korban tak sempat menghindar.

Alhasil, kepala korban pun menjadi sasaran tebasan parang dari tersangka. Seketika itu darah segar keluar dari kepala korban. Melihat korban sudah tak berdaya, tersangkapun langsung mengambil langkah seribu dari tempat kejadian.

Untung ada warga yang melintas di lokasi kejadian. Sehingga korban langsung dilarikan ke Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) setempat, untuk mendapat penanganan medis.

Kapolsek Belang, AKP Jemmy Lewu, saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut. Dikatakan Lewu, beberapa saat setelah kejadian, tersangka langsung diamankan pihaknya, untuk mempertangungjawabkan perbuatannya.

“Tersangka langung kami amankan guna kepentingan penyelidikan atas kasus yang dilakukannya tersebut,” kunci mantan Wakapolsek Ratahan tersebut. (noldy)

You must be logged in to post a comment Login