Lomban Promosikan FPSL 2017 ke Kementerian Pariwisata

Filed under: Berita Utama,Bitung,Ekonomi,Pariwisata dan Budaya |

DSC_0920

BITUNG, SMNC - Pimpinan kota Bitung Maximiliaan J. Lomban bersama ketua Panitia Festival
Pesona Selat Lembeh (FPSL) tahun 2017 Drs. Audy Pangemanan AP MSi
mempromosikan sekaligus menggelar Konverensi Pers yang berkerja sama dengan
Kementerian Pariwisata, di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Kantor Kementerian
Pariwisata, Senin (25/09)

Dalam Kesempatannya Lomban menjelaskan bahwa Penyelenggaran FPSL 2017
merupakan upaya mempromosikan dengan meningkatkan kunjungan wisatawan ke
kota Bitung dimana kota Bitung sendiri telah di tetapkan oleh pemerintah
pusat sebagai Internasional hub sea port dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK)
serta menjadi kawasan industri dan perdagangan, kota Perikanan, konservasi
alam serta kota pariwisata Dunia

Lanjutnya Selat Lembeh memiliki potensi pariwisata kelas dunia didalamnya;
pesona bahari, pesona flora, pesona fauna, pesona industri, pesona budaya
dan pesona sejarah yang kesemuanya gencar di promosikan di tingkat nasional
dan mancanegara

“Lembeh itu ibarat putri cantik yang sedang tidur dan saatnya kita
bangunkan dengan even FPSL ini” tutur Lomban yang di dampingi oleh Deputi
Bidang Pengembangan Pemasaran Pariwisata Nusantara (Deputi BP3N) Esthi Reko
Astuty

Selat Lembeh memiliki 95 titik selam dan ekowisata mangrove yang akan
melengkapi destinasi wisata bahari Bunaken Manado yang sudah mendunia,
sedangkan pesona flora dan fauna Bitung memiliki taman Nasional Tangkoko
dimana terdapat 233 spesies burung, mamalia, reptil dan amphibi serta
binatang langka lainnya, termasuk primata langka tarsius spectrum, dan
macaca nigra atau yaki panta merah yang menjadi perhatian masyarakat dunia.

Deputi BP3N, Esthy Reko Astuti mengatakan FPSL 2017 memmrupakan event
unggulan kota Bitung yang penyelenggaraannya dalam rangka mendukung
Wonderful Indonesia dan Pesona Indonesia yang tahun ini menargetkan
kunjungan 15 juta wisatawan mancanegara (wisman) dan 265 juta pergerakan
wisatawan nusantara (wisnus) di tanah air

Esthy Astuti juga menjelaskan, posisi kota Bitung yang strategis sebagai
Internasional Hub sea Port menjadi daya tarik bagi wisatawan untuk datang
ke Bitung yang tahun 2016 lalu sebanyak 13.019 wisman dan 20133 wisnus,
sedangkan yang berkunjung ke sulut sebanyak 1,8 juta wisnus dan 30ribu
wisman.

Penyelenggaraan FPSL 2017 akan dimeriahkan dengan berbagai kegiatan antara
lain; lari 10K, lomba/pentas seni budaya, photograpy competition bawah air
dan landscape, festival kuliner, lomba renang selat lembeh, parade/ lombah
perahu hias (sailing pass), rekor MURI menari manekin terbanyak (Kabasaran
pato), parade yacht, festival tuna dan perayaan menyambut HUT kota Bitung
sebagai puncak acara

turut hadir Ketua DPRD kota Bitung Jeffry Supit, Wakil Walikota Bitung Ir.
Maurits Mantiri, Ketua TP-PKK Khouni Lomban-Rawung, Wakil Ketua TP-PKK Ir.
Rita Mantiri-Tangkudung, Kabag Humas Protokol kota Bitung, Kepala Dinas
Penididkan, Kepala Dinas Infokom, Kepala Dinas Pariwisata, kepala Dinas
Perdagangan,
Jajaran Kementrian Pariwisata, Ketua Forum Wartawan Pariwisata Indonesia
dan seluruh Peserta Pers Konfrens yang hadir

You must be logged in to post a comment Login