Pangemanan Sebut,’Kabid Damkar Bloon’

1510319446535

(SMNC).TOMOHON.~Ada yang menarik dibalik peristiwa kebakaran yang terjadi dikediaman keluarga ransun rawung,tepatnya di kelurahan paslaten dua kecamatan Tomohon timur, jumat (10/11).Dari pantauan media, Tim damkar Tomohon yang diturunkan untuk menjinakkan kobaran api  terlihat kurang profesional dan tidak dilengkapi pelindung diri,padahal pekerjaan mereka itu  sangat beresiko.

Dari pantauan media di lokasi kebakaran,sejumlah anggota pemadam kebakaran terlihat kesulitan saat memadamkan api yang bergejolak,dikarenakan petugas kebakaran yang diturunkan tidak berani mendekat di titik api karena tidak memakai Alat Pelindung Diri (APD).

Sontak saja kejadian ini kangsung membuat Kasat Pol PP Tomohon AKBP Nicolaus Pangemanan geram dengan salah satu bawahannya, yang ketika di konfirmasi Pangemanan mengatakan bahwa semua peralatan pelindung diri itu ada dan lengkap, Cuma saja  dikunci oleh Kabid damkar yang bloon, “Lanjut  kata Pangemanan, ketika menerima laporan kebakaran seluruh anak buahnya langsung tanggap dan bergerak cepat.

Tapi giliran ingin memakai pelindung diri semua perlengkapan yang berada didalam ruangan itu dalam keadaan terkunci. “lebih sial lagi kuncinya itu disimpan oleh Kabid damkar  yang saat kebakaran terjadi dia tidak ada dikantor, jadi kunci nya ada sama dia, Ujar Pangemanan. “untung saja ada bantuan dari Dinas Damkar Minahasa, Jadi kobaran api yang begitu cepat dapat kita atasi bersama,tukasnya.

Diketahui bahwa dalam
menjalankan tugasnya pemadam kebakaran dituntut untuk memanfaatkan waktu yang ada sebaik mungkin supaya api tidak menjarah banyak tempat. Bersamaan dengan itu, bahaya dapat terjadi bermacam-macam baik itu berisiko tinggi atau rendah sehingga wajib bagi petugas pemadam kebakaran menggunakan bermacam alat pelindung diri (APD) seperti pelindung wajah, hood, pakaian pelindung, sarung tangan, helm Safety dan alat keselamatan lainnya.

(Ap)

You must be logged in to post a comment Login