Pemkot Tomohon Tingkatkan Pengetahuan dan Pemahaman Tenaga Kesehatan

IMG-20171206-WA0038

(SMNC).TOMOHON~.Kegiatan ini merupakan lanjutan di semester I yang juga merupakan evaluasi program Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) tentang penanganan dan rujukan kasus komplikasi kebidanan bagi tenaga kesehatan sehingga penanganan terhadap kasus-kasus yang terjadi akan semakin berkurang.

Hal tersebut diungkapkan Wali Kota Tomohon Jimmy Feidie Eman, SE.Ak diwakili  Asisten Bidang Umum Setda Kota Tomohon Novi Politon, SE.MM saat membuka sekaligus menjadi narasumber dalam kegiatan Penanganan dan Rujukan Kasus Komplikasi Kebidanan Bagi Tenaga Kesehatan di Kota Tomohon yang dilaksanakan Dinas Kesehatan Daerah di Tulip Inn Hotel, Rabu (6/12/17).

“Tujuan kegiatan ini untuk mendeteksi secara dini resiko tinggi pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir serta segera melakukan rujukan bila diperlukan. Dengan harapan tentunya para peserta kegiatan ini akan fokus dalam melaksanakan tugas yang telah diamanahkan sehingga ke depan Kota Tomohon semakin hari semakin sehat dan sejahtera,” ujar Politon.

Kepala Dinas Kesehatan Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr. Deesje Liuw, M.BioMed., dalam laporannya mengatakan bahwa kegiatan ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman tenaga kesehatan dalam mendeteksi dini faktor resiko yang mungkin terjadi pada ibu hamil, bersalin, nifas dan bayi baru lahir serta untuk segera melakukan rujukan pasien beresiko tinggi ke fasilitas pelayanan kesehatan yang berkompeten.

Kegiatan dihadiri oleh Kepala Dinas Kesehatan Kesehatan Daerah Kota Tomohon dr. Deesje Liuw, M.BioMed., Narasumber dari unsur Dinas Kesehatan Daerah Provinsi Sulawesi Utara dan dari unsur dokter spesialis obstetri dan ginekologi, serta para peserta kegiatan yaitu tenaga kesehatan yang ada di puskesmas, rumah sakit, bidan, dan praktek swasta yang ada di Kota Tomohon. (Adi)

You must be logged in to post a comment Login