Sidang Paripurna DPRD Sulut Tetapkan Ranperda Tahura Jadi Perda

Filed under: Advetorial,Pemerintahan,Politik |

M 2Manado.SMNC – Setelah di lalukan pembahasan secara marathon oleh Panitia Khusus (Pansus) dan pihak eksekutif Akhirnya Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) pengelolaan Taman Hutan Raya (Tahura) Gunung Tumpa HV Worang  ditetapkan menjadi Perda Perlindungan, Pengawetan dan Pemanfaatan Tahura Gunung Tumpa HV Worang  di Sidang  Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Sulawesi Utara, sekaligus dengan penyampaian Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey terhadap rancangan peraturan daerah tentang pembentukan BUMD PT. Jaminan Kredit Daerah dan ranperda tentang pertambangan mineral.

Sidang  Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Sulawesi Utara di pimpin lansung oleh Ketua DPRD Sulut, Andrei Angouw, didampingi Wakil Ketua, Marthen Manopo dan Stevanus Vreeke Runtu yang dihadiri Gubernur Olly Dondokambey dan Forkompimda, Jumat (2/2/2018).

M 1Dalam sambutannya Gubernur menjelaskan dengan  di ajukannya rancangan peraturan daerah tentang perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan Tahura Gunung Tumpa merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah. “Kami terus berupaya menghadirkan dokumen peraturan daerah dibidang kehutanan atau kawasan pelestarian alam, yang paripurna sekaligus implementatif dan mampu mendukung gerak langkah pembangunan daerah dan pencapaian yang semakin baik,” sebutnya.

Lebih lanjut Dondokambey  mengatakan, dengan telah diputuskannya dan disetujui bersama ranperda tentang perlindungan, pengawetan dan pemanfaatan Tahura menjadi peraturan daerah,  maka dirinya mengharapkan agar ini bisa dijadikan landasan pijak untuk melakukan pengelolaan maupun pelestarian hutan.

MarthenKetua Pansus  Raski Mokodompit dalam laporannya menjelaskan  ada beberapa perubahan ranperda, dari 60 pasal berkurang manjadi 55 pasal, terdiri dari perlindungan pengawetan, dan pembinaan dan pengawasan.

 Pemanfaatan Tahura harus disesuaikan dengan keperluan yaitu penelitian, koleksi kekayaan alam, pemanfaatan karbon serta pemanfaatan air dan pemanfaatan tradisional masyarakat serta penangkaran hewan,” sebutnya.

Nampak Hadir Wakil Gubernur Steven O.E Kandouw, Forkopimda Sulut, Sekretaris Provinsi Sulut Edwin Silangen dan Pejabat dilingkup Pemprov Sulut. (Marthen Senduk)

You must be logged in to post a comment Login