Sumendap Didampingi Kapolres Resmikan 3 Pospol di Tombatu Timur

Filed under: Berita Utama,Mitra |

FB_IMG_1518306030567FB_IMG_1518353718614

 

Bupati Jamea Sumendap SH bersama Kapolres Minsel, AKBP Wonardi Prabowo SIK, usai melakikan tatap muka bersama warga Tombatu Utara, Tombatu Induk serta Tombatu Timur, di Polsek Tombatu, dilanjutkan dengan peresmian Pospol di Mundung, Tombatu Utara, Sabtu, kemarin. (foto ist)


TOMBATU RAYA - Bupati Minahasa Tenggara (Mitra) James Sumendap SH, bersama Kapolres Minsel, AKBP Winardi Prabowo meresmikan serta menandatangani prasasti  tiga pos polisi, masing-masing pospol Desa Mundung Satu (Kecamatan Tombatu Utara) Desa Tolombukan Barat (Kecamatan Pasan) serta Desa Basaan (Kecamatan Ratatotok), bertempat di Desa Mundung. Acara juga dirangkaikan dengan tatap muka bersama Kapolres dengan masyarakat Tombatu Timur, Tombatu Induk dan Tombatu Utara, bertempat di Polsek Tombatu, Sabtu, kemarin.

Kapolres dalam kegiata tersebut menyambut baik bahkan memberikan apresiasi atas kepedulian Bupati menyangkut keamanan, dengan mendirikan pos polisi.

“Inilah bentuk kepedulian pemerintah dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat dengan dibangunnya pos polisi yang notabene hampir setara dengan polsek gedungnya. Kerinduan masyarakat juga terjawab dengan hadirnya pos pengaduan sekaligus pengamanan ini,” ujar perwira yang baru menjabat Kapolres Minsel.

Dirinya berharap dengan dibangunya pos polisi tersebut, tugas polisi terlebih khusus di Minahasa Tenggara dapat maksimal. Sebab menyangkut keamanan itu sesuatu yang sangat penting. Segala bentuk inveatasi dan kesejahteraan masyarakat dijamin dengan namanya keamanan.

“Soal keamanan ini bukan hanya tugas pemerintah daerah dan Polri saja. Akan tetapi menjadi tanggungjawab bersama masyarakat. Contoh, kalau ada kejadian tindak kejahatan, informasi dini dari masyarakat sangat penting kemudian ditindaklanjuti pihak keamanan,” kata Winardi.

Karena begitu pentingnya nilai keamanan, dirinya mengajak warga Mitra, untuk meniru kehidupan warga Belanda yang patuh pada aturan sehingga lapas dan sel tahanan di tutup. Penyebabnya, kesadaran masyarakat akan aturan hukum sangat tinggi.

“Bahkan ada sel tahanan dinegara kincir angin tersebut dikelola menjadi objek wisata oleh pemerintah,” tuturnya mencontohkan.

Dia menambahkan, pihakya akan berupaya menjawab semua kekurangan anggota Polri di daerah ini. Termasuk didalamnya, mobil patroli Polsek Tombatu. “Memang untuk personil kita masih kurang. Namun saya akan berupaya agar keamanan tetap terjaga, meskipun anggota polisi belum sebanding dengan banyaknya jumlah penduduk di Tombatu. Demikian juga dengan mobil patroli akan diupayakan diusulkan ke Mabes Polri,” ucapnya.

Sementara itu, Bupati James Sumendap, berharap dengan adanya pos polisi ini, pelayanan polisi terhadap masyarakat akan lebih baik lagi.

“Keberadaan pos polisi ini kiranya dimanfaatkan dan berfungsi sebagai mana mestinya. Kejadian apa saja yang ada dimasyarakat, langsung dikoordinasikan dengan pihak kepolisian,” kata Sumendap, sembari menambahkan pos polisi ini bukti bahwa negara hadir, pemerintah hadir, kepolisian hadir ditengah-tengah masyarakat dalam rangka menciptakan rasa aman.

Pada kesempatan tersebut, Bupati menyumbang tiga unit telepon (sambungan telepon) di ketiga pos polisi sehingga memudahkan masyarakat menghubungi pihak kepolisian apabila terjadi gangguan keamanan ketertiban di wilayah masing-masing. “Ini untuk memudahkan warga menghubungi pos polisi yang sudah disiapkan. Semoga kehadiran pospol ini dimanfaatkan dengan baik oleh warga,” kuncinya.

Diketahui Pembangunan tiga unit pos polisi tersebut dianggarkan pada dana APBD Tahun Anggaran 2017.

Turut hadir pada persmian tersebut Asisten I Drs.G.H Mamahit, Anggota DPRD Sammy Pongilatan, Tommy Lumintang, Temmy Naray, Corry Kawulusan, Delly Makalow, Kapolsek Tombatu AIPTU Wensy Saerang, SE, Camat Tombatu Timur Drs.Jan Wawointana, pejabat Pemkab Mitra, Hukum Tua, tokoh masyarakat dan tokoh agama. (noldy)

You must be logged in to post a comment Login