Ngongoloy Ikut Sosialisasi Perpres No 3 Tahun 2018 di Jakarta.

Filed under: Berita Utama,General News,Mitra |
IMG-20180228-WA0031
Pelaksana Tugas (Plt) Sekertaris Daerah (Sekda) Drs Robby Ngongoloy, saat mengikuti kegiatan sosialisasi Perpres No 3 Tahun 2018 di Jakarta, Rabu, kemarin.
 
RATAHAN –  Seluruh penjabat Sekretaris Daerah baik kabupaten/kota maupun provinsi se Indonesia, hadir dalam sosialisasi peraturan presiden (Perpres) no 3 tahun 2018, termasuk didalamnya Kabupaten Minahasa Tenggara, yang dihadiri Pelaksan tugas (Plt) Sekertaria Daerah (Sekda) Drs Robby Ngongoloy, di Jakarta, Rabu, kemarin.
 
Menurut Ngongoloy, sosialisasi tersebut dipimpin langsung Direktur Jendral Otonomi Daerah (Dirjen Otda) Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri) Sonny Sumarsono.
“Saya mendapat banyak wejangan dalam sosialisasi ini. Sebab materi yang kami dapat banyak berbicara tentang pengangkatan pengangkatan serta tugas dan fungsi penjabat Sekda,” jelas Ngongoloy.
 
Salah satu materi terkait pengangkatan Skeprov, lanjut Ngongoloy, itu harus diusulkan Gubernur ke Kemendagri. Selanjutnya, kalau memenuhi persyaratan akan mendapat persetujuan Kemendagri.
 
Sedangkan untuk penjabat Sekda kabupaten/kota, dirinya berujar, merupakan kewenangan Bupati/Walikota untuk memasukan usulan ke Gubernur.
 
“Selanjutnya oleh Gubernur selaku perpanjangan tangan pemerintah pusat, menyetujui calon yang diusulkan asalkan telah memenuhi syarat,” kata eks Kepala Badan Lingkungan Hidup ini.
 
Dirinya menambbahkan, untuk masa tugas penjabat sekda sendiri, sesuai perpres nomor 3 tahun 2018, paling lama enam bulan.
“Jadi tugas penjabat sekda itu paling lama 6 bulan.  Dan calon penjabat sekda sesuai Perpres 3, di provinsi paling rendah Eselon IIA, golongan IVC,  dan kalau di kabupaten kota itu paling rendah Eselon IIB,  golongan IVB,” jelas Ngongoloy. (noldy)
MANADO HUT 1 simba

You must be logged in to post a comment Login