Lantaran Dendam Budel, Pria Stengah Baya Tikam Ponakan Sendiri

Filed under: Berita Utama,Mitra |
IMG_20180324_062250
Tersangka Alofons alias Pontus Saat Diamankan Pihak Kepolisian Sektor Ratahan.
RATAHAN – Warga Ratahan, khususnya di Kelurahan Tosuraya Selatan (Tosel) mendadak ribut. Pasalnya, terjadi kasus penikaman yang dilakukan tersangka Alfonus Pasuhuk alias Pontus (55) tercatat sebagai warga Lingkungan IV (Tosel), terhadap seorang gadis lajang Oliviani Pasuhuk (19) yang tak lain adalah ponakannya sendiri, Jumat (23/3/2018).
Menurut keterangan Kepolisian Sektor Ratahan, kejadian berdarah ini dipicu api cemburu tersangka (Pontus) lantaran persoalan budel tanah kepada ayah korban, yang tak lain saudara kandungnya sendiri.
Tersangka, Kata Kapolsek Ratahan, Kompol Sammy Pandelaki, sudah merencanakan aksi ini. Waktu itu, sekira pukul 21.30 Wita, korban yang setiap harinya disapa Ipi sedang bersama ayahnya Yance Pasuhuk (59) saat itu, dari rumah tetangga untuk pulang kerumah. Saat keduanya melintas didepan pos jaga malam, Lingkungan IV, Tosel, tiba-tiba keduanya dicegat oleh tersangka.
“Disaat itu juga terjadi aksi kejar-kejaran antara ayah korban (Yance) dan tersangka (Pontus),” terang Kapolsek.
Lanjut Pandelaki, korban saat itu berniat menghalangi tersangka dengan harapan pertengkaran bisa terelaikan. Namun tersangka bukannya sadar, malah aksinya itu semakin menjadi.
“Korban sempat menendang dan memukulĀ  tersangka. Bermaksud agar aksi tersangka sadar dan tak melanjutkan aksinya. Namun tindakan gadis itu belum cukup meredam aksi dari pamannya sendiri,” ujar Pandelaki.
Akhirnya, tersangka menghujamkan sebilah pisau badik dan mendarat dipinggang sebelah kiri korban sebanyak satu kali. Alhasil, pinggang ponaknnya bocor dan berlumuran darah. Usai melakukan penikaman, tersangkapun kabur dari lokasi kejadian.
“Korban langsung dibawa ke Puskesmas Ratahan, oleh ayah dan warga dibantu kepolisian untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun melihat luka di dipinggang yang dalam, korban akhirnya dirujuk lagi ke RSUD Noongan,” terang Pandelaki.
Sementara, tersangka yang sempat kabur, kata Pandelaki, sudah diamankan pihaknya untuk diambil keterangan lebih lanjut.
“Tersangka yang tak lain paman korban sendiri, sudah kami amankan bersama barang bukti sebilah badik yang dipakai menusuk korban,” tutup Pandelaki. (noldy)

 

You must be logged in to post a comment Login