Mner Olly Dondokambey Pecahkan Record MURI Mengajar Untuk 10 Ribu Lebih Siswa SMA/SMK di Sulut

Filed under: Advetorial |

IMG-20180502-WA0012Swaramanadonews.com, Tondano- Bertempat di Gedung Wale Ne Tou Kota Tondano Kabupaten Minahasa Mner Olly Dondokambey SE yang juga adalah Gubernur Provinsi Sulawesi Utara, melakukan Pembelajaran Jaman Now dengan mengajar Siswa SMK/SMA SE Sulawesi Utara dengan melibatkan sekitar 10. Ribu siswa yang juga mengikutinya melalui Video Conference, Rabu (02/05/2018)

IMG-20180502-WA0008

Dalam pelaksanaan kegiatan Guru mengajar Jaman Now ini, Mner. Olly Dondokambey menganngkat bidang studi Pendidikan Kewarganegaraan, Empat Pilar Kebangsaan, Pancasila, UUD 45, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhineka Tunggal Ika

“Pencetusan Pancasila sebagai dasar negara Maka dibentuklah Panitia Sembilan untuk menemukan jalan tengah dalam perumusan dasar negara. Panitia ini terdiri dari Sukarno, Mohammad Hatta, Achmad Soebardjo, M. Yamin, Wahid Hasjim, Abdoel Kahar Moezakir, Abikusno Tjokrosoejoso, Haji Agus Salim, dan A.A. Maramis, dan Setelah melalui berbagai perdebatan sengit dalam perundingan alot pada sidang Panitia Sembilan tanggal 22 Juni 1945, lahirlah rumusan dasar negara RI yang dikenal sebagai Piagam Jakarta atau Jakarta Charter” ujar Dondokambey

IMG-20180502-WA0005

“Dalam pidatonya Presiden Sukarno menyebutkan bahwa PANCASILA dapat diperas menjadi TRISILA yang berisi :
Sosionasionalisme Sosiodemokrasi Ketuhanan dan berkebudayaan Dan presiden Sukarno pun menyebutkan bahwa Trisila dapat diperas kembali menjadi Ekasila yaitu:
Gotong Royong itu sama dengan istilah kita di tanah Minahasa yang dikenal dengan “Mapalus” ujar Dondokambey yang mengatakan peran AA Maramis yang begitu besar sampai lahirnya Pancasila.

IMG-20180502-WA0017

Dondokambey juga mengkisahkan Di masa remajanya, A.A. Maramis menjadi anggota Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) pada tahun 1945. Pada saat Belanda melancarkan Agresi militer ke II, beliau diangkat menjadi Menteri Luar Negeri Pemerintah Darurat RI (PDRI) yang berkedudukan di New Delhi, India. Semasa hidupnya Beliau pernah juga menjabat sebagai Duta Besar RI untuk Filipina, Jerman Barat, dan Rusia, jelas Mner Olly Dondokambey.

IMG-20180502-WA0027

Menurut Mner Olly Dondokambey, untuk 4 Pilar Kebangsaan yakni Pancasila, UUD 195, NKRI dan Bhineka Tunggal IKa sudah menjadi harga mati dan tidak boleh diutak atik lagi. “Indonesia adalah Negara Pluralisme yang terdiri dari bermacam – macan Suku, Agama, Ras dan Golongan. Melalui ke 4 Pilar inilah negara kita Indonesia kuat dan tak tergoyahkan, meskipun sejak dahulu hingga sekarang ini, banyak oknum yang ingin dan sengaja merongrong tatanan negara kita”, Terangnya.

IMG-20180502-WA0024

Ditemui usai kegiatan Dondokambey mengatakan kegiatan ini dilakukan terinspirasi dari kejelian serta keinginan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulut Dr. Grace Punuh bersama Guru-guru yang ingin melihat bagaimana caranya seorang Gubernur dapat menyapa segenap Murid-murid SMA/SMK secara langsung karena sejak Tahun 2017 kewenangannya sudah di alihkan pengawasannya pada pemerintah Provinsi.

IMG-20180502-WA0004

“Semenjak kewenangannya dialihkan pada pemerintah Provinsi saya kira, hal ini adalah suatu hal yang sangat baik dimana Gubernur dapat menyapa langsung para siswa yang ada di Sulawesi Utara serta memberikan pembelajaran” ujar Dondokambey.

Diakhir kegiatan ini Gubernur Sulut ini akhirnya ditetapkan sebagai salah satu tokoh yang berhasil memecahkan rekor Museum Record Indonesia (MURI) dengan melakukan pembelajaran secara serentak terbanyak yaitu mencapai lebih dari 10 ribu siswa SMA/SMK di seluruh Wilayah Provinsi Sulawesi Utara.

(Advetorial)

You must be logged in to post a comment Login