Disdukcapil Kota Tomohon Sosialisasikan Administrasi Kependudukan

Filed under: Berita Utama,Nasional,Pemerintahan,Tomohon,Tomohon,Uncategorized |

IMG-20180724-WA0080

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon Albert Tulus (kiri), Kepala Seksi Intelejen Kejari Tomohon Wilke Rabeta SH MH (kedua dari kiri), Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Pembangunan Royke Roeroe SP MAP, Staf Ahli Walikota Bidang Administrasi dan SDM Mariam Rau SH MH, para narasumber Kepala Sub Direktorat Keamanan Informasi Kementrian Dalam Negeri Adjrun Rahmat ST MEng, Kepala Seksi Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Utara Flora Pongoh SE MSi, Kepala Seksi Fasilitasi Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Utara Jaiman SSos.Foto//Humas

SwaraManadoNews.com••Hasil konsensus nasional antara lembaga legislatif dan eksekutif telah melahirkan berbagai regulasi yang menjamin dan melindungi hak-hak sipil serta keabsahan penertiban dokumen kependudukan khususnya kepada warga negara Indonesia.

Hal ini dikatakan Walikota Tomohon Jimmy Feidie Eman SE Ak, melalui Staf Ahli Walikota Bidang Ekonomi dan Pembangunan Royke Roeroe SP MAP saat menghadiri Sosialisasi Administrasi Kependudukan.Selasa (24/07/2018), di Aula Balai Benih Tomohon.

Dijelaskannya, beberapa regulasi tersebut antara lain UU RI No 23 tahun 2006 sebagaimana telah diubah dengan UU No 24 tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan bersama dengan Peraturan Pelaksanaannya.

“Kegiatan saat ini diharapkan memberi dampak terhadap penyelenggaraan administrasi kependudukan yang dilaksanakan mulai dari tingkat Kelurahan, kecamatan termasuk instansi terkait dan lembaga lainnya yang saat ini dimungkinkan dapat memanfaatkan data kependudukannya melalui pemberian hak akses antara lain, pemanfaatan NIK, Data Kependudukan dan KTP-el”.Harapya

Sementara, data kependudukan menjadi hal urgen karena dapat dimanfaatkan juga untuk pelayanan publik, perencanaan pembangunan, alokasi anggaran, pembangunan demokrasi, penegakan hukum dan pencegahan kriminal. Dengan demikian untuk mencapai akurasi dan kebenaran data kependudukan, maka setiap penduduk diberikan nomor identitas yang bersifat unik dan tunggal, mengingat KTP-el telah membuat kode keamanan dan rekaman elektronik berupa, iris mata dan sidik jari.

“Dengan terbangunnya Mal Pelayanan Publik Wale Kabasaran Kota Tomohon, lembaga-lembaga swasta maupun instansi pemerintah sangat mungkin memanfaatkan data kependudukan tersebut, oleh karena itu diperlukan sinergitas institusi yang ada di MPP dalam rangka pembangunan”.Imbuh Roeroe

Tampak hadir Staf Ahli Walikota Bidang Administrasi dan SDM Mariam Rau SH MH, para narasumber Kepala Sub Direktorat Keamanan Informasi Kementrian Dalam Negeri Adjrun Rahmat ST MEng, Kepala Seksi Pencatatan Sipil Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Utara Flora Pongoh SE MSi, Kepala Seksi Fasilitasi Pendaftaran Penduduk Dinas Kependudukan, Pencatatan Sipil dan Keluarga Berencana Provinsi Sulawesi Utara Jaiman SSos, Kepala Seksi Intelejen Kejari Tomohon Wilke Rabeta SH MH, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Tomohon Albert Tulus SH dan para peserta sosialisasi.***(adi)

You must be logged in to post a comment Login