Polemik FH Unsrat Dinyatakan Clear

Filed under: Pemerintahan,Pendidikan,Politik |

Manado.SMNC –  Polemik kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PK2MB) di Fakultas Hukum (FH)Univesitas Sam Ratulangi (Unsrat) Manado bergulir ke Gedung Cengkih.

Kekecewaan DR Flora Kalalo, sempat meletup dalam hearing di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) itu. Meski begitu, para wakil rakyat tegas menyatakan persoalan tersebut tuntas. Dekan Unsrat Flora Kalalo merasa kecewa karena masih saja dipanggil hearing oleh pihak DPRD Sulut.

Padahal persoalan tersebut sudah diselesaikan di internal kampus. “Terus terang saya sangat kecewa karena masih saja dipanggil. Dari segi hukum tidak ada masalah hukum. Saya memegang fakultasi ini dan terus meminimalisri supaya mereka tidak membuat kejahatan sampai ke PK2MB,” terangnya dalam hearing, Kamis (2/8) kemarin.

Ia menyampaikan, anak-anak tersebut harus dibina anak, bukannya diperjualbelikan dan dipertontonkan. “Ada 725 anak didik kami dan 200 senior yang mendidik sebagai tradisi. Saya harus bawa mereka karena mereka yang lakukan. Menunjukkan bahwa mereka di sini tidak diancam dan tidak diintimidasi,” ungkapnya.

Dalam hearing tersebut, Wakil Ketua DPRD Sulut, Stefanus Vreeke Runtu (SVR) menyampaikan, mereka tidak dalam rangka memanggil Unsrat tapi mengundang supaya pihaknya bisa mengetahui informasi yang jelas tentang masalah tersebut.

“Supaya dapat diketahui masalahnya seperti apa. Tapi saya lihat ini nampaknya sudah selesai dengan melihat wajah-wajah adik-adik yang ada di sini. Kami hanya mengundang pimpinan Unsrat untuk mencari tahu persoalan karena kita tahu telah heboh di media sosial,” pungkas

You must be logged in to post a comment Login