Kamil: RKPDes Harus ada skala perioritas untuk kemaslahatan masyarakat Desa

Filed under: Bolmong Raya |
20180806_173221

Sekcam Bolbar Kamil Pontoh, S.Sos saat membuka rapat RKPDES di desa tote

Swaramanadonews.com; Tote- (06/08/2018), bertempat di kantor desa Tote Kecamatan Bolangitang Barat (Bolbar), Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) Tim pelaksana kegiatan tingkat kecamatan bersama Sangadi dan aparat desa tote Agendakan rapat Rancangan Kerja Pemerintah Desa (RKPDES) tahun 2019.
Camat Bolbar yang di wakili oleh Sekertaris Camat Kamil Pontoh, S.Sos Alumni sala satu perguruan tinggi bergengsi di Universitas Samratulangi Manado Jurusan Ilmu Komunikasi ini begitu cakapnya dalam mempresentasikan berbagai macam aturan yang berkaitan dengan pemerintahan, saat berikan sambutan menyampaikan ” agenda RKPDES ini kami dari kecamatan hanya memfasilitasi pelaksanaan kegiatan ini, kemudian yang memandu dalam pelaksanaan RKPDES ini ketua Badan Pemberdayaan Desa (BPD) dan Ketua Lembaga Permusyawaratan Masyarakat (LPM) yang ada didesa tote. Dan apa yang nanti akan berkembang dalam hal pembahasan ini, itu akan mengacu pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa (RPJMDES) dari tahun 2015 sampai 2021 yang belum terealisasi”. Jelas Kamil
Kamil juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaan RKPDES ini harus ada keterwakilan dari LPM juga dari kelompok tani, nelayan, juga Pemuda sehingga di kemudian dalam keputusan RKPDES tidak ada yang bermasalah. Tutur Lo sapa akrabnya.
Diselah-selah sambutannya, Kamil juga berikan sambutan yang berkaitan dengan pemerintahan untuk Apart desa, “Tindak lanjut Undang-undang Nomor 83 tahun 2015 tentang pergantian apart desa, sangadi punya hak penuh dalam mengangkat dan memberhentikan aparat desa.
Jika memang di desa tersebut ada aparat yang memang sudah tidak lagi aktif dalam bekerja sehingga pekerjaan desa terhambat, maka Sangadi harus mengajukan rekomendasi ke Camat untuk pergantian aparat”. Kata Pontoh.
“Bagi Kepala Urusan (KAUR) dan Sekretaris Desa (Sekdes) dan Kepala Dusun, minimal harus punya izajah SMA atau sederajat, dan berusia 28 sampai 42 tahun sehingga kalau yang sudah di atas umur 42 tahun keatas sudah tidak bisa lagi dalam menjabat sebagai aparat desa, jadi sangadi punya hak perioregatif dalam mengusulkan nama-nama aparat yang harus diganti lewat usulan ke pihak kecamatan.” Ujar Orang yang murah senyum ini.
Turut hadir dalam pelaksanaan kegiatan RKPDES Sekcam Bolbar, Sangadi tote, ketia BPD dan Anggota, tim pendamping desa dan seluruh staf tim pengawas kecamatan, juga dihadiri oleh masyarakat desa tote. (Nani)

You must be logged in to post a comment Login