Dana Gapoktan Tote Raib, Petani minta transparansi anggaran

Filed under: Bolmong Raya |
20140903084313282

Foto Ilustrasi

Swaramanadonews.com; Bolmut – Dana Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) di Desa tote Kecamatan Bolangitang Barat, Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) hingga saat ini menjadi KJ atau Kurang Jelas kegiatan dan peruntukannya.

Pasalnya, Gapoktan yang pada tahun 2010 silam telah menerima suntikan dana dari Pemerintah Daerah sejumlah Rp. 100.000.000 (Seratus juta rupiah) melalui Dinas Pertanian Kabupaten Bolmut, hingga saat ini menjadi tak jelas kegiatan dan peruntukannya.
Salah seorang Petani warga Desa Tote yang tidak mau disebutkan namanya mempertanyakan soal transparansi dana Gapoktan yang merupakan anggaran negara ini.
“Kami minta agar dana ini dijelaskan secara transparan oleh pengurus, karena sampai saat ini tidak jelas kegiatannya, Seingat kami pada tahun 2010 sempat dibentuk kegiatan usaha kios Gapoktan, namun sampai saat ini sudah tidak ada” ujar seorang warga.

Sementara itu, dikonfirmasi hal ini ke Pengurus Gapoktan, Kartolo Nani yang merupakan ketua ini membenarkan adanya dana tetsebut.
“Anggarannya memang ada saat itu, Pada Tahun 2010, Gapoktan di tote mendapat kucuran dana Rp.100.000.000, tapi bertahap, kemudian sempat kami membuat usaha Kios Gapoktan untuk menjual Racun, pupuk dan yang berkaitan dengan pertanian, sampai ini Racun masih ada namun karena sudah Ekspayer maka harus dibuang “. Katanya.
Dan usaha Gapoktan pada saat itu sempat kami buat sistim Simpan Pinjam kepada kelompok, kuarng lebih Rp.500.000 per Orang namun macet.” Ujarnya. (Nani)

You must be logged in to post a comment Login