JFE: Letak Geografis Kota Tomohon Faktor Pendukung Pencapaian Pengembangan Florikultura

Filed under: Berita Utama,Tomohon,Tomohon,Uncategorized |

IMG-20180809-WA0102

Walikota Tomohon Jimmy.F.Eman.SE.Ak saat memberikan sambutan.Foto//Humas

SwaraManadoNews.com||• Letak geografis Kota Tomohon di ketinggian 500-800 meter diatas permukaan laut, tentu menjadi faktor pendukung dalam pencapaian pengembangan florikultura dan hortikultura atau jenis tanaman bunga dan sayuran.

Hal ini dikatakan Wali Kota Tomohon Jimmy.F.Eman.SE.Ak saat memberikan sambutan pada kegiatan Rapat koordinasi (Rakor) pengembangan komoditas florikultura, dengan tema membangun jaringan kerjasama lintas kawasan florikultura untuk peningkatan kesejahteraan petani.Kamis (09/08/2018),di Show Window Kakaskasen Kota Tomohon.

Untuk diketahui kegiatan ini digelar Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia bersama Pemerintah Kota melalui Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon

Lanjut Walikota, Faktor pendukung lainnya bahwa menanam produk seperti ini telah membudaya di masyarakat sejak dulu serta animo masyarakat cukup tinggi untuk mengembangkan produk tanaman bunga dan sayur sebagai sumber pendapatan

“Kami sebagai pemerintah memiliki komitmen untuk memajukan perekonomian Kota Tomohon melalui berbagai program, termasuk program peningkatan produk pertanian hortikultura dan florikultura sehingga kami berharap pemerintah pusat melalui kementerian Perekonomian dan Kementerian Pertanian, dapat menambah perhatian akan hal ini, diantaranya memfasilitasi para petani melalui berupa pelatihan dalam peningkatan sumber daya manusia bagi petani kaitan pembudidayaan tanaman florikultura dan hortikultura”.Ujar Walikota sembari memberikan Materi

Sebelumnya, Prof Dr Budi Marwoto selaku peneliti utama Balithi Kementerian Pertanian, mewakili Asdep perkebunan dan hortikultura Kemenko Perekonomian RI mengatakan, Kota Tomohon memiliki potensi yang sangat besar dalam mengangkat produk unggulan hortikultura dan tanaman florikultura sehingga kedepan terus membawa dampak positif untuk peningkatan hasil produksi para petani.

Hadir sebagai pemateri Direktur buah dan florikultura Kementerian Pertanian Sarwo Edhi, Kepala Balai Penelitian Tanaman Hias Dr Rudy Soehendi, ketua Asbindo Kota Tomohon yang juga anggota DPRD Piet Pungus SPd, Kadis Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon Ir Vonny Pontoh,serta peserta dari Asosiasi bunga,Jajajaran Dinas Pertanian dari beberapa Kabupaten/Kota di Indonesia, unsur petani, serta unsur terkait lainnya.***(adi)

You must be logged in to post a comment Login