BELUM RAIH GELAR NNS 2018, WARANEY DAN WULAN MINAHASA TETAP BERSYUKUR

Filed under: Minahasa,Pariwisata dan Budaya |

IMG-20180918-WA0008Manado -Swaramanadonews.com:  Pemilihan Nyong Noni Sulut (PNNS) 2018 Elfadly Manueke dan Wigia Langi Yunus Utusan kabupaten minahasa  tetap mengucap syukur pasca keduanya mengikuti Grand Final PNNS 2018 ini pada Selasa 18/9 dini hari di Grand Kawanua Convention Centre (GKCC) Novotel Manado.

Dalam kegiatan yang dibuka oleh Wakil Gubernur Sulut Drs Steven OE Kandouw ini, Wulan Minahasa 2017 Wigia Langi Yunus yang sebelumnya berhasil masuk dalam peringkat 6 (enak) besar Noni Sulut, akhirnya dinobatkan sebagai Noni Sulut Harapan II Tahun 2018. Sedangkan Wakil I Waraney Minahasa 2017 Elfadly Manueke harus puas dengan gelar Nyong Sulut Kreasi Batik Daerah 2018 yang diraihnya.

Atas hasil yang diraih oleh kedua utusan Minahasa ini, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa Agustivo Tumundo SE MSi menyampaikan ucapan syukur pula dan memberikan apresiasi atas semua upaya yang telah dilakukan sehingga kedua utusan ini dapat meraih gelar dalam even ini.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Minahasa tentu saya memberikan apresiasi atas semua usaha dan upaya yang dilakukan sehingga Wigia dan Elfadly boleh meraih gelar dalam PNNS 2018 ini” kata Tumundo.

Didampingi Kabid Pemasaran dan Promosi Wisata Jimi Pinangkaan SE MSi, Tumundo menambahkan bahwa semenjak kedua utusan Minahasa ini dilepas secara resmi oleh Pj Bupati Minahasa Drs Royke H Mewoh DEA di Ruang Kerja Bupati beberapa waktu yang lalu, telah diingatkan agar keduanya mempersiapkan diri dengan baik dan tidak lupa berdoa dan meminta kepada Tuhan agar diberikan hasil yang terbaik.

“Hasil yang diraih oleh Wigia dan Elfadly ini, kami yakini adalah yang terbaik yang sudah Tuhan berikan, walaupun itu belum merupakan gelar tertinggi, dan bagi kami mereka berdua sudah memberikan yang terbaik saat ini” urai Tumundo.

Tumundo juga memberikan apresiasi bagi para Official, baik dari jajaran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Minahasa dan para senior keduanya dalam Ikatan Waraney dan Wulan Minahasa, serta orang tua dan kerabat dari kedua utusan Minahasa ini.

Tumundo berharap agar pada tahun-tahun mendatang, gelar puncak Nyong dan Noni Sulut ini akan direbut kembali oleh utusan Kabupaten Minahasa, seperti yang terjadi pada tahun-tahun yang lampau.

“Kami berharap gelar Nyong dan Noni Sulut di tahun-tahun mendatang akan direbut lagi oleh utusan Minahasa nantinya, dan menjadi tugas kami  saat ini adalah mempersiapkan semuanya mulai dari sekarang dalam bentuk membuat Pemilihan Waraney dan Wulan Minahasa 2018 bulan November nanti dengan penuh kreatifitas dan lebih berkualitas” tutup mantan Kabag Humas dan Protokol Pemkab Minahasa (Jim).

Shortlink:

Posted by on 18/09/2018. Filed under Minahasa, Pariwisata dan Budaya. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login