Oknum Kasatker PSPLP Sulut diduga KKN

Filed under: Nasional |

 

 

Ilustrasi

Ilustrasi

 

Swaramanadonews.com,Hasil penelusuran awak media pada pekerjaan Kasatker Kementerian PUPR dirjen Cipta Karya di Sulut oknum (AI) alias baka,ditemukan adanya dugaan KKN dan penyalahgunaan wewenang pada pekerjaan IPLT Minut,Kotamobagu dan TPA Inuai Bolaang mongondow tahun 2017 dalam hal ini ditemukan adanya indikasi kesengajaan menahan serah terima pekerjaan tersebut ke kabupaten setempat padahal pekerjaan sudah selesai,tanpa alasan.

 

Sumber mengatakan untuk pekerjaan optimalisasi IPLT Minut dan Kotamobagu menjadi pertanyaan kenapa tidak dikerjakan dan setahu kami Pemerintah kota Kotamobagu yang paling siap merima pekerjaan tersebut karena mereka sudah mengadakan mobil tinja dua unit yang siap dipakai sehingga menjadi pertanyaan masyarakat kotamobagu dan Minut ada apa dengan Kasatker PSPLP Sulut (AI) alias baka

 

 

IMG-20181123-WA0035Terindikasi pada  pekerjaan optimalisasi pada empat TPA oknum (AI) diduga telah dengan sengaja melakukan pembohongan publik dan Nepotisme pada proses lelang dimana pada proses lelang dengan sengaja mengatakan lelang dibatalkan namun kenyataannya lelang diatur untuk memenangkan salah satu perusahan yang bekerjasama dengannya, melindungi serta berkolaborasi dengan PT.Tashida dari Jawa dan pengusaha asal Bolmut jelas sumber

 

Sumber menambahkan pada tender pekerjaan optimalisasi IPLT di kab Minut Minahasa dan Kotamobagu serta TPA Bolmut dibatalkan oleh inspektorat jenderal kementerian PU PR dengan anggaran hampir 8 M dikarenakan waktu pelaksanaan sudah di penghujung tahun dan anehnya pekerjaan IPLT kabupaten Minahasa yang dikerjakan oleh kontraktor dari Jawa PT. Tashida yang diduga koleganya Kasatker bisa dikerjakan dengan nilai pagu Rp.500jt turun dari pagu yang ditenderkan pada saat itu demikian juga dengan pekerjaan TPA di Bolmut juga diduga dikerjakan oleh orang dekat Kasatker yang biasa dipanggil Asdhi asal Bolmut

 

Ditengarai telah terjadi diskriminasi, kenapa bisa meloloskan pekerjaan optimalisasi IPLT di dua daerah tersebut yang dahulunya di tolak,tapi sekarang bisa di kerjakan ini diduga ada Kong kalikong antara Kasatker dan pejabat di kementerian PU PR jelas sumber.Kepala satuan kerja (AI) alias baka saat dikonfirmasi via telpon whats up hanya menjawab singkat,lagi didiskusikan,dan untuk serah terima sudah dilakukan jawabnya kemudian langsung menutup telpon

 

Dengan dugaan tersebut diatas diminta kepada institusi terkait dalam hal ini kejaksaan tinggi dan Polda Sulut agar segera menurunkan tim untuk memeriksa dugaan KKN dan penyalahgunaan wewenang yang di lakukan oleh oknum kasatker tersebut..tim

You must be logged in to post a comment Login