Entrepreneurship Membasmi Pengangguran

Filed under: Berita Utama,Manado |

Artikel oleh Sindy Batuwael
Mahasiswa Universitas Katolik De La Salle Manado
Jurusan Akuntansi

Pengangguran merupakan keadaan dimana seseorang tidak bekerja atau tidak melakukan apa-apa. Banyak factor pendukung adanya pengagguran, salah satunya adalah ketidaksesuaian kompetensi dengan kebutuhan didunia kerja, serta ketidaksesuaian jumlah lapangan kerja juga mendorong pertumbuhan pengagguran melaju pesat. Menurut Research Firm Trading Economics, pada tahun 2017 Indonesia termasuk dalam kategori negara yang memiliki jumlah penggangguran tertinggi di ASIA bersama Mongolia, Pakistan dan Filipina. Untuk mengatasi hal tersebut, para masyarakat yang khususnya berada dalam kategori umur produktif, didorong untuk melakukan kegiatan wirausaha.

Wirausaha atau Entrepreneurship merupakan kegiatan usaha yang mandiri, yang dijalankan oleh seseorang atau lebih dengan cara menjual barang/jasa untuk mendapatkan penghasilan. Wirausaha dapat memberikan banyak dampak dalam perekenomian disuatu negara. Karena dengan wirausaha, akan banyak bermunculan lapangan pekerjaan yang baru, dengan begitu tingkat kemiskinan dan pengangguran dapat dibasmi serta perekonomian ditiaptiap daerah pun dapat meningkat.

Universitas Katolik De La Salle, merupakan universitas yang mendukung program wirausaha bagi para mahasiswa/i. De La Salle mengupayakan untuk mendidik dan menghasilkan lulusan yang unggul dan memiliki basis karakteristik kewirausahaan, agar ketika para mahasiswa/i lulus nanti, bisa membuka lapangan kerja baru yang dapat membantu perekonomian Indonesia tanpa harus menunggu untuk dipekerjakan. Untuk fakultas ekonomi sendiri, mereka memiliki mata kuliah entrepreneurship dimana dalam mata kuliah tersebut, kretifitas para mahasiswa/I di gali untuk dapat dijadikan sebagai ladang usaha, apalagi umumnya umur yang dimiliki oleh mahasiswa/I termasuk dalam kategori umur produktif.

Selain digali kekretifitas dari para mahasiswa/i, matakuliah tersebut juga mengajarkan mengenai Green And Blue Economy, di mana dalam membuat suatu kegiatan usaha mandiri yang baru, diharapkan para entrepreneur untuk bisa menjaga lingkungan dan memanfaatkan limbah yang ada disekitaran kita, karena seperti yang kita ketahui bahwa limbah dan plastic merupakan akhir-akhir ini menjadi perbincangan yang cukup hangat, karena setiap harinya masyarakat dalam kegiatannya tidak bisa lepas dari limbah dan penggunaan plastic.

Sebagai dukungan terhadap program wirausaha, pihak Unika de la salle juga sering mengadakan event Entrepreneurship yang telah menjadi acara tahunan mereka, dimana acara tersebut juga secara tidak langgsung merupakan respon dari pihak kampus bahwa mereka mendukung program wirausaha untuk para mahasiswa/i. Dalam acara tersebut, para mahasiswa/I menunjukan bakat dari entrepreneur muda dengan mempresentasikan dan menjual produk-produk kreatif yang mereka buat sendiri. Mulai dari aneka makanan sampai dengan kerajinan tangan berupa bunga plastik yang bahan dasarnya adalah sendok plastic bekas.

Kiranya para universitas yang lain dapat menerapkan program entrepreneurship agar para mahasiswa/I menjadi orang yang berani dan mandiri dan tidak akan hanya berfokus pada ‘mencari kerja’ saja setelah menyelesaikan Pendidikan yang mereka tempuh. Dan diharapkan juga program ini bukan hanya di terapkan pada universitas tapi juga dapat dilaksanakan pada sekolah-sekolah, karena dibutuhkan 5% entrepreneur agar Indonesia menjadi negara yang maju, sedangkan di Indoensia jumlah entrepreneurnya baru sebesar 3% saja.

 

You must be logged in to post a comment Login