DIDUGA ADA YANG TAK BERES…!! PEKERJAAN PENINGKATAN TPA BITUNG TAK KUNJUNG USAI

Filed under: Nasional,Uncategorized |

20190309_105500Swaramanadonews.com,=Proyek Peningkatan Tempat Pemrosesan Akhir Kota Bitung tahun 2018 dengan anggaran Rp.6.258.400.000 yang dikerjakan oleh PT.Nur Tsarwah dengan dana APBN Kementerian PUPR Dirjen Cipta Karya Satuan Kerja PSPLP diduga Korupsi

Pekerjaan yang harusnya selesai Desember 2018 namun hingga saat ini 8/3/2019 masih dikerjakan bahkan pekerjaan masih pada tahap hamparan batu grevel.

Menggingat pekerjaan ini adalah kontrak tahun tunggal maka seharusnya PPK sudah memutuskan kontrak secara sepihak kemudian mentenderkan kembali pekerjaan tersebut pada tahun berikutnya. dengan melihat kondisi dimana pihak pelaksana tidak mungkin menyelesaikan pekerjaan dan karena cedera janji(wanprestasi)

Namun anehnya PPK masih memberikan kemudahan dengan membiarkan pihak pelaksana tetap melanjutkan pekerjaan

Hasil monitoring dilapangan pada proyek Peningkatan TPA Kota Bitung ada beberapa pekerjaan yang terindikasi tidak sesuai spesifikasi teknis dan kekurangan volume seperti pekerjaan instalasi perpipaan,pemasangan biomembrant dan geotekstil serta pekerjaan hamparan batu

Dari informasi dilapangan diduga pekerjaan ini bukan dikerjakan oleh perusahan pemenang tender melainkan orang lain yang hanya meminjam bendera perusahaan PT.Nur Tsarwah

Ketua LSM LP2KKNP Stenly Daniel saat dimintai tanggapan mengenai proyek ini mengatakan,jika sampai saat ini masih ada aktifitas pekerjaan oleh pihak kontraktor maka dapat diduga pencairan dana kepada pihak kontraktor sudah 100% jika demikian maka ada kemungkinan terjadi rekayasa progress kerja agar dana bisa ditarik dari KPN

Hal ini harus menjadi perhatian pihak penegak hukum karena pada proyek ini diduga kuat ada kerugian negara,jangan sampai proyek dengan anggaran miliaran rupiah seperti ini menjadi mubasir karena tidak bisa digunakan.

Pihak Kasatker dan PPK saat di hubungi via telpon seluler ke nomor 081143xxx dan 0811340xxx untuk dimintai klarifikasinya,hingga berita ini diturunkan tidak tidak di angkat.

You must be logged in to post a comment Login