Syane Mandagi Sosialisasikan Perda No 11 Tahun 2016 Tentang KTR di Kelurahan Pinaras

Filed under: Berita Utama,Politik |

PSX_20190318_160559

SwaraManadoNews.com|| TOMOHON|| Sekretariat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Tomohon menggelar Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Tomohon Nomor 11 tahun 2016 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) untuk Kelurahan Pinaras dan Kampung Jawa.Senin (18/03/2019). Kegiatan ini dibuka oleh sekretaris DPRD Kota Tomohon, melalui Kepala Bagian Persidangan Sigie Pungus SH. Untuk narasumber Anggota DPRD Kota Tomohon Syane Dorce Mandagi dari fraksi Partai Gerindra dan Kepala Bidang (Kabid) Pengendalian, pencegahan penyakit dan kesehatan lingkungan (P3KL) Dinas Kesehatan, Marthen Manua.

Sementara itu, menurut Mandagi, dilahirkannya Peraturan Daerah Kota Tomohon nomor 11 tahun 2016 tentang kawasan tanpa rokok sebagai upaya untuk melindungi hak masyarakat dalam mencapai derajat kesehatan setinggi-tingginya melalui pengendalian terhadap bahaya asap rokok. di kota Tomohon.

Lanjut Mandagi, Asap Rokok selama ini telah menjadi penyebab gangguan serius bagi kesehatan serta kehidupan manusia. Merokok diakui menjadi hak setiap pribadi, namun konsekwensinya tidak menggangu masyarakat sekitar yang bukan perokok, maupun jaminan bagi kesehatan lingkungan.

PSX_20190318_160746

“Kawasan tanpa rokok berlaku di lingkungan sekolah dari PAUD sampai ke Universitas, kantor-kantor Pemerintah ,swasta, kantor TNI/Polri,fasilitas umum seperti terminal, Rumah sakit, mall ,swalayan,tempat usaha, kendaraan umum, bis, tempat pariwisata,serta fasilitas umum lainya”, Jelas Mandagi sembari mengungkapkan bahwa sosialisasi ini harus dilakukan kerena sudah diatur sanksi yakni teguran, denda, dan kurungan badan.

“Jika terbukti melanggar perda maka sanksinya untuk perseorangan diatur kurungan badan maksimal 3 bulan atau denda 500 ribu”, Tegas politisi Gerindra yang kembali mencalonkan diri sebbagai calon legislatif dari dapil 3 Tomohon Selatan.

(AP/SMNC)

Shortlink:

Posted by on 18/03/2019. Filed under Berita Utama, Politik. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login