Legi Motivasi Perempuan Mitra Untuk Lebih Berani Terjun di Perpolitikan

Filed under: Berita Utama,Mitra |
IMG-20190321-WA0035
Wakil Bupati Minahasa Tenggara, Drs Jouke Legi Foto Bersama Dengan Peserta dan Narasumber Usai Kegiatan Work Shop. Ada (foto ist) 
RATAHAN – Perkembangan jaman semakin menggerus dunia perpolitikan. Khususnya di Indonesia, dunia politik tak dimainkan hanya kaum lelaki saja. Akan tetapi sudah diikuti oleh kaum perempuan. Buktinya, jabatan politik mampu dikendalikan oleh perempuan juga.
Hal ini yang memicu rasa penasaran dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) untuk melaksanakan Work Shop terkait perpolitikan perempuan khususnya di Minahasa Tenggara, bertempat di kantor DP3A sendiri, Kamis (21/03/2019).
Dihadiri Wakil Bupati Drs Jesaya Legi, mewakili Bupati James Sumendap, semakin menambah semangat bagi undangan yang didominasi kaum perempuan itu berdialog terkait peran perempuan dikancah perpolitikan khususnya di Minahasa Tenggara.
Dikesempatan itu, titah Sumendap yg dikemukakan Legi memotivasi kaum perempuan Minahasa Tenggara untuk lebih berani terlibat dalam dunia politik.
“Karna peran perempuan diatur dalam undang-undang dasar 1945 yang jelas menjamin kesetaraan laki-laki dan perempuan. Karna diperkuat landasan hukum, kesetaraan gender ini kemudian diadopsi menjadi sebuah kebijakan untuk meng-integrasi-kan perspektif gender kedalam kebijakan perencanaan dan penganggaran oleh pemerintah,” kata Legi.
Tak sampai disitu, kesetaraan tersebut dibuktikan dengan tindakan affirmatuf yang sudah diperkenalkan pada UU nomor 10 tahun 2008 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) untuk memastikan setidaknya 30 persen perempuan dicalonkan dalam daftar calon anggota legislatif.
“Ini sudah dibuktikan. Tinggal didorong lagi kartini-kartini Mitra bahwa mereka mampu menunjukan dedikasinya dalam dunia perpolitikan,” ucapnya.
Menurut Legi, di Kabupaten Minahasa Tenggara, kesetaraan genser sangat diperhitungkan. “Selain jabatan birokrasi pemerintahan yang diberikan kepercayaan. Jabatan dalam politik juga sudah ditunjukan. Seperti ketua DPRD Mitra saat ini dipegang oleh seorang perempuan,” kata orang nomor dua di Mitra ini.
Semoga dengan kegiatan ini, sambung Legi, dapat menginspirasi para peserta (perempuan) untuk terus memperjuangkan keadilan dan kesetaraan bagi perempuan.
“Sehingga lebih banyak lagi kaum perempuan di Minahasa Tenggara yang akan melanjutkan kiprah di bidang politik. Tak hanya itu, bahkan juga berperan sebagai pengambil keputusan melalui dukungan politik bagi terselenggaranya program Pengarus Utamaan Gender (PUG) di kab Mitra,” ketusnya.
Sementara, Kepala  BP3A Minahasa Tenggara,  Phebe Punuindoong SH, melalui Kepala Bidang (Kabid)  Kualitas Hidup Perempuan dan Kualitas Keluarga Pemberdayaan, Magrita Kaligis dalam laporannya menjelaskan maksud dan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk meningkatkan serta menguatkan peran dan posisi perempuan di bidang politik dan jabatan publik.
“Kegiatan ini tentunya bukan hanya skedar memberikan bentuk kepedulian saja.  Akan tetapi lebih dari itu, disini kami memberikan motivasi dan kesadaran bagi perempuan Minahasa Tenggara, agar lebih memahami bagaimana dunia politik dan langsung berdialog dengan para narasumber yang berkompeten,” tukas Magrita sembari mengharapkan kedepan kesetaraan gender didaerah ini akan lebih memperkuat posisi kaum perempuan Minahasa Tenggara dalam dunia politik (parpol) bahkan jabatan politik.
Turut hadir juga dipercayakan sebagai sebagai narasumber ketua DPRD Mitra Marty Ole S.Mn, Kepala BP3A Provinsi Sulut Ir.Mike Pondaag M.si, serta Komisioner KPU Mitra, Divisi Teknis Penyelenggaraan Drs. Jonly Pangemanan M.si. (noldy)

You must be logged in to post a comment Login