Sosialisasi Perda Pengendalian dan Penanggulangan Rabies, Senduk: Untuk Melindungi Masyarakat

Filed under: Berita Utama,Tomohon,Tomohon,Uncategorized |

IMG-20190326-WA0000

SwaraManadoNews.com|| Melindungi Masyarakat dari resiko terjangkitnya penyakit rabies dari hewan peliharaan seperti anjing, kucing7, kera dll, perlu diatur mengenai pengendalian dan penanggulangannya.

Hal ini dikatakan, Jhoni Sualang kepala Bagian perencanaan dan fasilitasi Anggaran sekretariat DPRD saat membuka Kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah Kota Tomohon Nomor 1 Tahun 2017 tentang Pengendalian & Penanggulangan Rabies untuk masyarakat Kelurahan Kayawu dan Kelurahan Tinoor Satu. Senin (25/03/19)malam di Aula Kabar Baik Kakaskasen.

Untuk diketahui, narasumber dari kegiatan Sosialisasi ini yaitu anggota DPRD Caroll Senduk dari PDI P dan drh John Karundeng kepala bidang peternakan dan kesehatan hewan dari dinas Pertanian dan Perikanan Kota Tomohon.

Senduk saat menyampaikan materi mengatakan Perda Nomor 1 Tahun 2017 ini bertujuan untuk melindungi masyarakat dari resiko terjangkitnya penyakit rabies di Kota Tomohon, dan menjadikan landasan hukum mengatur pemeliharaan dan pengawasan lalu lintas hewan penular rabies serta melakukan pencegahan dan penanggulangan rabies. Karena Rabies merupakan penyakit yang sangat berbahaya dan dapat menular kepada manusia melalui gigitan hewan.

Lanjut Senduk, peraturan daerah tentang pengendalian dan penanggulangan rabies dibuat dengan meletakan dua tujuan dasar secara seimbang, yaitu disatu sisi menjamin dan melindungi kepentingan umum berupa hak-hak masyarakat yang bersifat azasi, dan berkenaan dengan ketertiban dan ketentraman masyarakat dari ancaman penyakit rabies serta hak-hak masyarakat atas kesehatan umum berupa pencegahan dan keterhindaran dari serangan atau keterjangkitan rabies sehingga disisi lain tetap menghormati hak-hak Masyarakat untuk memiliki, memelihara serta menyayangi binatang termasuk HPR.

“Penyusunan perda ini sudah melalui berbagai proses tahapan oleh kelembagaan DPRD Kota Tomohon, dimana diharapkan adanya peran aktif masyarakat dalam pelaksanaannya sehingga kita bisa mengendalikan penularan penyakit ini dan masyarakat diminta tetap selalu waspada dari ancaman rabies”. Jelas Caroll Senduk.

(adi pontoan)

You must be logged in to post a comment Login