Reses di Desa Tambala, WL: Dari Rakyat dan Untuk Rakyat

Filed under: Berita Utama,Minahasa,Politik,Uncategorized |

PSX_20190406_225140

SwaraManadoNews.com|| Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Utara (Sulut) dari Fraksi Partai Gerindra Wenny Lumentut SE, menggelar reses di Desa Tambala Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa. Sabtu (06/04/2019) sore.

Dalam reses tersebut Lumentut menekankan bahwa Tugas utama dari seorang anggota DPRD adalah untuk mendengarkan aspirasi dari konstituen dan melaksanakannya untuk pemajuan kesejahteraan masyarakat yang ada di daerah pemilihan dari anggota legislatif.

“Tujuan dari reses ini adalah untuk menjaring aspirasi dari masyarakat atau konstituen serta kehidupan sosial ekonomi masyarakat”, Imbuhnya

Dikesempatan tersebut, Lumentut berujar bahwa masyarakat Desa Tambala dalam menyikapi akan pemilihan umum 17 april mendatang dengan tetap menjaga keamanan dan ketertiban yang telah tercipta.

“Mari jaga kamtibmas, bantu pihak kepolisian dan TNI dalam pelaksanaan keamanan, dan apabila ada hal-hal yang tidak kita inginkan marilah laporkan kepada pihak yang berwenang”, Tandas Politisi senior Partai Gerindra ini sembari menekankan bahwa Anggota Legislatif adalah dari rakyat dan untuk rakyat, berbeda-beda tapi kita harus satu

Sementara itu, ada beberapa aspirasi dari para konstituen/masyarakat di reses ini yaitu pertama dari bapak Rais Kurbi yang mengutarakan bahwa perlu adanya tanggul pemecah ombak di desa Borgo dikarenakan ada beberapa rumah nelayan di pesisir pantai sudah banyak rusak, lalu dari Bapak Zulkarnain Uno berujar tentang irigasi tepian sungai di desa tambala dan juga tunjangan kesejahteraan dari para imam agama dan pedeta, Maria Lameja (mahasiswa) mengatakan tentang kepedulian kepada para generasi mudah yang sementara menempuh pendidikan di perkuliahan berupa pemberian Beasiswa, Sri Wahyuni Uno meminta agara para guru honorer di sekolah madrasah tambala diperhatikan kesejahteraannya,juga infratruktur pembangunan paving blok lapangan sekolah, Silvia katang juga berujar tentang pembuatan bronjong di sungai desa tambala jaga 4 sampai 7 untuk menghindari agar tidak terjadi air bandang, dan yang terakhir dari bapak Nikoloi dimana para Nelayan membutuhkan pelabuhan mini untuk melindungi perahu agar tidak rusak diterjang ombak.

Untuk itu, Ketua DPD Partai Gerindra menegaskan bahwa semua aspirasi dari konstituen akan dia bawa dan dibahas dalam rapat dengan anggota DPRD
(adi pontoan)

You must be logged in to post a comment Login