Mitra Menjadi Contoh Sebagai Daerah Laporan Keuangan Sangat Transparan

Filed under: Berita Utama |

MMITRA.SMNC- Kabupaten Minahasa Tenggara dibawah Kepemimpinan Bupati James Sumendap dan wakil Bupati Jesaja Legi mempunyai strategi  khusus untuk pengolaan keuangan Kabupaten Mitra untuk lebih transparan untuk menciptakan govenance dan clean governance.

M 1Sejak tahun ini pelaporan progres pembangunan dan pengelolaan keuangan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD), Kecamatan, Sekolah, hingga Desa wajib dipaparkan setiap pekannya.

M 2Adapun tujuan diterapkannya strategi ini agar masyarakat terlibat langsung dalam hal pengawasan dan dengan mudah untuk  mengawasi  setiap program dari masing-masing SKPD, masyarakat dapat melihat penggunaan anggaran dan perkembangan  progres realisasi dari tiap program pemerintah.

M 3“Pemberlakuan laporan perkembangan progres pembangunan maupun keuangan setiap minggu akan di paparkan setiap SKPD dalam bentuk laporan dan harus di temple di papan SKPD masing-masing bahkan untuk dana desa serta dana Bos akan di laporkan setiap pekan baik di rumah gereja maupun Mesjid, itu semua di lakukan agar supaya masyarakat dapat melihat langsung perkembangan pembangunan dan penggunaan dana, masyarakat dapat melaporkan ke inspektorat jikalau ada hal – hal yang di temukan tidak sesuai agar dapat di tindka lanjuti secara cepat” Pungkas Bupati Mitra James Sumendap

M 4Bupati Mitra James Sumendap memastikan seluruh program pemkab ini dipastikan dipantau langsung ke link KPK kejaksaan, dan kepolisian. “Ini dalam rangka good govenance dan clean governance. Serta semuanya wajib sesuai aturan,” tambah Bupati yang berhasil membawa Mitra meraih opini WTP dalam tiga tahun terakhir.

M 5Pemberlakukan transparansi didukung dengan diterapkannya Gerakan non tunai Kabupaten Mitra dimana semua kegiatan hingga pengadaan barang dan jasa pencairannya langsung dilakukan dari khas daerah menuju rekening penerima. “Implementasi non tunai ini artinya semua transaksi tidak menggunakan uang tunai. Itu berarti tidak ada penghasilan yang dapat disembunyikan,” jelas Sumendap.

M 6Untuk Penerapan transparansi laporan progres pembangunan dan keuangan di Kabupaten Mitra mendapat tanggapan positif dari pakar Ekonomi Sulut Dr Herman Karamoy, Ak, MSi. Dimana akademisi yang juga menjabat Dekan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Unsrat ini kagum dengan transparansi anggaran di Kabupaten Mitra.

M 7

“Saya sendiri kaget melihat betapa transparannya laporan keuangan di Kabupaten Mitra. Dimana setiap SKPD memajang papan rencana kegiatan beserta anggaran dan realisasinya di masing-masing halaman kantor,” kata Karamoy

Menurutnya  penerapan tranparansi di Kabupaten Mitra menandakan akuntabilitas keuangan sangat baik karena tranparansi berhubungan dengan akuntabilitas,” kata Karamoy yang sebagai Unsur Pelaksana pengkajian daya saing daerah kab/kota pada sosialisasi Badan penelitian dan pengembangan (balitbang) Sulut, kemarin.

“Mitra menjadi contoh sebagai daerah laporan keuangannya sangat transparan. Sehingga ini wajib ditiruh daerah lain. Bukan hanya di Sulut saja. Namun untuk di Indonesia wajib dilaksanakan hal seperti ini,” jelasnya.

Tranparansi keuangan Pemkab Mitra pun mendapat apresiasi oleh Budi Waluya kepala koordinator unit supervisi KPK RI wilayah IX meliputi Sulut Sulteng Malut dan Maluku.“Terkait laporan belanja setiap SKPD yang ditempelkan di papan setiap minggu sebagai bagian tranparansi, hal ini kami sangat apresiasi,” ungkapnya.

M 8Dikatakannya, pihaknya sangat mendukung dan mengapresiasi inovasi tranparansi dan akuntabel seperti yang diberlakukan di Kabupaten Mitra.

“Ini patut kita dukung dan apresiasi karena tranparansi dan akuntabel ini juga merupakan bentuk pencegahan korupsi,” tandasnya.

Shortlink:

Posted by on 25/04/2019. Filed under Berita Utama. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login