Indikasi Pungli di Pasar Amurang Mulai Terendus

Filed under: Minsel |

IMG-20190711-WA0000Minsel.SMNC – Seiring semakin dekatnya perayaan pengucapan syukur di Kabupaten Minahasa Selatan para pedagang musiman mulai berdatangan di pasar Amurang guna menawarkan dagangannya.

Momentum ini sering di manfaatkan oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab dan hanya mencari keuntungan sendiri, karena pengalam dari tahun ke tahun indikasi punggutan liar (Pungli) pernah  terjadi namun tidak pernah jerah dan malu.

Dari informasi  di dapati, pedagang musiman yang datang menjajakan dagangannya di setiap menyambut perayaan hari besar seperti pengucapan syukur Minsel berjumlah puluhan pedagang.

Untuk menempati lahan atau lapak para pedagang musiman di mintai sejumlah dana oleh oknum yang  di kenal para pedagang di pasar Amurang namun enggan membeberkan kepada media karena takut nantinya mereka kena masalah.

Nominal dana yang di pungut dari pedagang musiman terbilang cukup fantastis,  dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah di patok untuk menempati lapak di pasar Amurang.

Salah satu pedagang yang berasal dari luar  mengakui kalau dia sudah setuju dengan “persyaratan” yang diberikan, “Saya diminta sejumlah uang yang saya rasa itu sudah tidak sesuai aturan tapi mau bagimana lagi jika tidak diikuti saya tidak akan bisa dapat tempa berjualan ” keluhnya,  dengan tidak ingin disebutkan namanya, Uang yang di minta disesuaikan dengan ukuran tenda atau lapak.

Salah satu masyarakat dikompleks pertokoan Amurang menyebutkan “So keterlaluan dorang harus usut angkat di permukaan supaya semua tau “ujarnya dengan tidak ingin disebutkan namanya karena takut. (REDAKSI)

Shortlink:

Posted by on 11/07/2019. Filed under Minsel. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login