Penyegelan YPTK, Sumendap Sebut Seperti “Kehilangan Roh Kudus”

Filed under: Berita Heboh,Berita Utama,Mitra |

IMG_20190718_080954

RATAHAN – Buntut penyegelan kampus Yayasan Perguruan Tinggi Kristen (YPTK) oleh Badan Pekerja Majelis Sinode (BPMS) GMIM di Universitas Kristen Indonesia (UKIT) Tomohon, memantik emosi Bupati Minahasa Tenggara, James Sumendap.

Pasalnya, saat bersua dengan awak media liputan biro Minahasa Tenggara, usai membuka kegiatan Porkab Mitra, belum lama ini, Sumendap menyayangkan tindakan penyegelan yang dilakukan petinggi GMIM terhadap kampus YPTK. Bahkan disebutkan Sumendap, karena cara penyegelan dilakukan seperti preman.

“Kalau memakai gaya preman. Mengapa tidak dari dulu dilakukan,” kesal Sumendap.

Padahal, menurut Sumendap, sebelumnya sudah mempertemukan kedua petinggi pengurus bahkan pimpinan yayasan AZR Wenas dan YPTK untuk menyatu. Sebab sudab cukup lama kedua petinggi yayasan ini tersulut dalam konflik. Ditengah upaya penyatuan kedua petinggi dan disaat situasi sudah mulai membaik dan dingin. Upaya alumni UKIT jurusan Hukum itu mentah, akibat penyegelan kampus yang dilakukan pihak Sinode GMIM.

“Cara yang dilakukan seperti itu sudah seperti kehilangan roh kudus,” ucap alumni UKIT fakultas hukum Itu.

Kendati demikian, Sumendap mengaku mendukung langkah yang dilakukan petinggi GMIM. Hanya saja, diulangi Sumendap, caranya yang dia tidak suka.

“Saya mendukung langkah tersebut. Tapi caranya yang saya tidak suka,” tukas Sumendap. (noldy)

Shortlink:

Posted by on 18/07/2019. Filed under Berita Heboh, Berita Utama, Mitra. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login