Wali Kota Tomohon Jimmy Eman Ajak Masyarakat Untuk Berbahasa Daerah

Filed under: Berita Utama,Tomohon,Uncategorized |

IMG-20190912-WA0067

TOMOHON|| (swaramanadonews.com)|| Wali Kota Tomohon Jimmy F. Eman, SE.Ak, CA menghadiri dan menyaksikan Presentasi Karya (Showcase) IKKON BEKRAF dengan Judul “I Yayat U Santi : The Story of Minahasa’s Highland Warrior”. Rabu (11/09/2019), di Amphitheater Woloan Kecamatan Tomohon Barat

Sebelumnya, Asisten Umum Sekretaris Daerah Kota Tomohon Dra. Lily Solang, MM saat mengutip sambutan Wali Kota Jimmy Eman mengatakan, Pesatnya perkembangan teknologi dan informasi memberikan dampak positif dan negatif dalam sendi kehidupan bangsa. Globalisasi ini, nampaknya telah merubah wajah dan prilaku anak-anak negeri yang lebih memilih budaya asing untuk mereka banggakan. Kegiatan yang dilaksanakan saat ini merupakan sebuah karya yang sangat kreatif dan memberikan dampak positif terhadap pelestarian budaya daerah khususnya di Kota Tomohon.

Camat Tomohon Barat Drs. Laurensius Kawuwung selaku tuan rumah pelaksanaan kegiatan ini bersyukur dan berterima kasih karena menjadi tempat pelaksanaan kegiatan ini. Karena Pelestarian budaya sangatlah penting khususnya budaya lokal.

Untuk diketahui, manfaat melestarikan budaya lokal, yaitu:
1. Dengan melestarikan budaya lokal bermanfaat memperkaya kebudayaan nasional sehingga keanekaragaman budaya kita semakin unik dan kian berwarna;
2. Lestarinya budaya lokal setiap daerah akan menarik lebih banyak lagi wisatawan mancanegara karena mereka tertarik untuk mempelajari sekaligus menikmati sebagai studi, sosologi, seni, dan budaya daerah;
3. Seni budaya merupakan produk kreatif manusia sehingga dapat menambah daftar referensi untuk mengembangkan seni dan budaya baru yang lebih unik dan kreatif;
4. Menjaga agar kebudayaan daerah tidak punah

Usai kegiatan Wali Kota Jimmy Eman, mengajak semua elemen masyarakat untuk membiasakan diri dengan budaya yang ada di daerah sendiri seperti penggunaan pakaian adat, membiasakan penggunaan bahasa daerah (bahasa tombulu), penampilan tarian tarian tradisional dalam acara-acara resmi dan lainnya, sehingga Kota Tomohon menjadi kota yang berbudaya.

“Atas nama pemerintah Kota Tomohon sangat mengapresiasi kegiatan ini yang merupakan sebuah karya kreatif yang dilakukan oleh tim IKKON (Inovasi dan Kreatif melalui Kolaborasi Nusantara) badan ekonomi kreatif (BEKRAF),” ungkap Wali Kota

Turut hadir, Mentor Tim IKKON Tomohon Robert Antonius, Sutradara I Yayat U Santi : The Story of Minahasa’s Highland Warrior Otniel Tasman, Budayawan, Tokoh Masyarakat, Tokoh adat dan Jajaran Pemerintah Kota Tomohon.

(adi pontoan)

Shortlink:

Posted by on 12/09/2019. Filed under Berita Utama, Tomohon, Uncategorized. You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0. You can leave a response or trackback to this entry

You must be logged in to post a comment Login